Breaking News
KPK Serahkan Aset Rampasan Negara Berupa Tanah kepada Pemerintah Aceh dan Pasuruan     Perkembangan Terbaru Konflik Israel dan Palestina     Mark Ruffalo Menyarankan Cara Presiden Biden Akhiri Kekerasan di Gaza     Kontroversi Pengajaran Sejarah Kolonisasi di Prancis     Anwar El Ghazi Dapat Ganti Rugi dari Mainz Usai Putusan Pengadilan    

Pemkot Batu Tuan Rumah Penandatanganan Komitmen Hijau Berkelanjutan untuk Lingkungan yang Lebih Baik

Pada hari Kamis, 26 Juni 2025, Pemerintah Kota Batu menggelar acara penting di Graha Pancasila, Balai Kota Among Tani. Dalam acara tersebut, Wakil Walikota Batu dan 15 rektor dari Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) se-Jawa Timur menandatangani dokumen komitmen untuk mendukung keberlanjutan lingkungan hidup.

Komitmen berkelanjutan ini adalah bentuk kerja sama antara pemerintah dan dunia pendidikan dalam menciptakan lingkungan yang lebih hijau dan sehat. Dokumen ini menjadi bukti bahwa para pemimpin di perguruan tinggi dan kota sepakat untuk berkontribusi dalam memenuhi tujuan pembangunan berkelanjutan, yang dikenal dengan singkatan SDGs (Sustainable Development Goals). Tujuan ini bertujuan agar Indonesia bisa menjadi negara maju dan sejahtera pada tahun 2045, yang disebut sebagai Indonesia Emas.

Wali Kota Batu, Nurochman, menyambut baik kerjasama ini. Ia berharap perguruan tinggi di Jawa Timur dapat memberikan banyak masukan dan rekomendasi untuk mendukung kebijakan-kebijakan yang dibuat pemerintah kota. Ia juga menyatakan bahwa kolaborasi ini penting karena dapat membawa perubahan besar, terutama dalam tata kelola pemerintahan yang lebih adaptif dan relevan dengan zaman.

"Tentunya, pertemuan hari ini akan menjadi awal yang baik dalam tata kelola Pemerintah Kota Batu. Kami sangat berharap, kerjasama, kolaborasi, dan rekomendasi dari Perguruan Tinggi untuk mendukung transformasi tata kelola pemerintahan di Kota Batu," kata Nurochman.

Beberapa poin penting dari komitmen ini termasuk mengurangi emisi karbon yang menyebabkan pemanasan global, mengelola sampah secara berkelanjutan, menanam lebih banyak pohon untuk menyerap karbon di udara, dan mengembangkan kampus yang ramah lingkungan, yaitu kampus yang peduli terhadap lingkungan sekitar.

Acara ini juga bertujuan menjadi ajang berkumpulnya pemerintah, akademisi, dan pemangku kepentingan lainnya guna mencari solusi nyata terhadap masalah lingkungan. Semua pihak berharap sinergi ini akan membawa dampak positif dan membantu mewujudkan lingkungan yang lebih hijau dan sehat di masa depan.