Pasuruan, Kota Madinah - Pada Kamis, 19 Juni 2023, Wali Kota Pasuruan, H. Adi Wibowo, S.Tp, M.Si, yang akrab disapa Mas Adi, memimpin langsung kegiatan susur sungai Gembong. Kegiatan ini dimulai dari Sungai Pohjentrek dan berakhir di pelabuhan Kota Pasuruan. Susur sungai ini melibatkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), yang menyiapkan empat kapal karet untuk kegiatan tersebut.
Sebelum perjalanan dimulai, dilaksanakan apel bersama BPBD untuk mempersiapkan semua peserta. Kegiatan ini bertujuan untuk memeriksa kondisi sungai dan melakukan analisis potensi, ancaman, hambatan, serta tantangan yang dihadapi sungai-sungai di Kota Pasuruan. Mas Adi menjelaskan, "Memang sudah direncanakan jauh hari untuk menyusuri sungai kita untuk melakukan swap analisis potensi sungai kita, ancaman, dan hambatan serta tantangan kita. Karena tidak bisa dipungkiri, Kota Pasuruan ini dikelilingi oleh tiga sungai, salah satunya Sungai Gembong yang cukup besar."
Wali Kota Adi berharap agar masyarakat lebih sadar akan pentingnya menjaga kebersihan sungai dan lingkungan sekitarnya. Ia menuturkan, "Kita sudah melakukan perjalanan dari awal Pohjentrek sampai sekarang di Margo Utomo. Kita sisir semua, sebenarnya kita punya potensi untuk wisata sungai. Kendalanya adalah penyempitan sungai dan masalah serius kita adalah masalah sampah. Kita lihat banyak sekali sampah ini, jadi perlu kesadaran bersama. Selain kita dorong aturannya oleh pemerintah, kesadaran masyarakat juga sangat penting."
Selain itu, Mas Adi juga menekankan pentingnya menjaga area pinggir sungai. Ia mengingatkan bahwa di atas parapet, tidak boleh ada bangunan, khususnya tempat tinggal, karena berisiko roboh. Tindakan ini bertujuan untuk melindungi baik masyarakat maupun lingkungan dari bahaya terkait keberadaan bangunan di dekat aliran sungai.
