Tahun ini, jumlah desa wisata di Kabupaten Pasuruan mengalami peningkatan signifikan. Kini terdapat dua desa baru yang masuk dalam kategori ini, yaitu Desa Karangsono yang terletak di Kecamatan Wonorejo dan Desa Ngadiwono di Kecamatan Tosari.
Desa Karangsono dikenal dengan destinasi wisata alam buatan yang menarik. Pengunjung dapat menikmati Alun-alun Karangsono yang memiliki spot foto yang Instagramable, kolam renang, serta kebun pisang Cavendish dan kebun hidroponik. Semua ini membuat Desa Karangsono menarik untuk dikunjungi, terutama bagi mereka yang suka berfoto dan bersantai.
Di sisi lain, Desa Ngadiwono menawarkan keindahan alam yang berbeda. Terletak di kawasan Gunung Bromo yang terkenal, desa ini dikelilingi oleh kebun-kebun yang tertata rapi dan rumah penduduk yang masih mempertahankan suasana alami. Ini memberikan pengalaman wisata yang menyenangkan dan khas bagi para pengunjung.
Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Pasuruan, Agus Hari Wibawa, melalui Kabid Destinasi dan Industri Pariwisata, Nusantoro, memberikan penjelasan tentang pengakuan resmi desa-desa ini. Ia menyatakan bahwa Desa Karangsono telah menerima Surat Keputusan (SK) penetapan sebagai Desa Wisata dari Pemerintah Daerah. Penyerahan SK ini dilakukan secara simbolis oleh Wakil Bupati Pasuruan, Shobih Asrori, kepada Kepala Desa Karangsono, M. Imron Raden Wijoyo dalam acara Festival Pesta Rakyat Desa Wisata yang berlangsung pada Minggu, 25 Mei 2025.
Saat ini, proses penetapan untuk Desa Ngadiwono masih berlangsung. Diharapkan desa ini segera mendapatkan pengakuan resmi agar sektor pariwisatanya juga dapat berkembang seperti Desa Karangsono.
