Breaking News
KPK Serahkan Aset Rampasan Negara Berupa Tanah kepada Pemerintah Aceh dan Pasuruan     Perkembangan Terbaru Konflik Israel dan Palestina     Mark Ruffalo Menyarankan Cara Presiden Biden Akhiri Kekerasan di Gaza     Kontroversi Pengajaran Sejarah Kolonisasi di Prancis     Anwar El Ghazi Dapat Ganti Rugi dari Mainz Usai Putusan Pengadilan    

Kirab Pataka Meriahkan Hari Jadi ke-107 Kota Mojokerto

Dalam rangka merayakan Hari Jadi ke-107 Kota Mojokerto, Pemerintah Kota Mojokerto mengadakan acara Kirab Pataka yang sangat meriah. Acara ini dipusatkan di Alun-Alun Wiraraja dan dihadiri oleh sejumlah pejabat dan warga setempat.

Sebanyak 12 pataka, yang merupakan warisan budaya kejayaan Majapahit, dikirab dari Alun-Alun Wiraraja menuju Balai Kota Mojokerto. Pataka adalah bendera atau panji yang melambangkan suatu identitas dan kebanggaan. Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari, yang akrab disapa Ning Ita, bersama Wakil Wali Kota, Rachman Sidharta Arisandi, menerima langsung pataka tersebut. Pataka ini diambil dari koleksi Museum Gubug Wayang.

Pataka yang diarak dalam kirab ini memiliki makna penting, sebagai simbol bahwa nilai-nilai luhur, warisan kebudayaan, dan identitas lokal dijaga, dikembangkan, serta diwariskan kepada generasi mendatang. Sebagaimana disampaikan dalam acara tersebut, "Pataka ini dipercaya kepada Pemerintah Kota Mojokerto untuk dijaga." Ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam melestarikan budaya daerah.

Setelah selesai kirab, berlangsung penandatanganan kesepakatan bersama antara Pemerintah Kota Mojokerto dan Museum Gubug Wayang. Acara ini digelar di Sabha Mandala Madya, Balai Kota Mojokerto. Penandatanganan ini dianggap sebagai langkah penting untuk meningkatkan kerjasama dalam pembangunan daerah, terutama dalam sektor pendidikan, kebudayaan, pariwisata, dan ekonomi kreatif.

Acara kirab dan penandatanganan ini menunjukkan semangat dan komitmen Pemerintah Kota Mojokerto dalam menjaga warisan budaya serta mendorong kemajuan daerah. Momen bersejarah ini diharapkan bisa menginspirasi masyarakat untuk lebih mengenal dan menghargai budaya lokal yang ada.