Pemerintah Kota Pasuruan mengadakan Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Daerah yang diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia. Acara ini berlangsung pada hari Rabu, 4 Juni 2025, melalui Zoom Meeting. Lokasi pelaksanaan di Ruang MCC Madinah Van Java, dihadiri oleh Wali Kota Pasuruan, Adi Wibowo, bersama dengan perangkat daerah terkait.
Dalam rapat tersebut, Sekretaris Jenderal Kemendagri, Tomsi Tohir, memberikan arahan penting kepada seluruh pemerintah daerah. Ia meminta pemerintah daerah untuk mempercepat penyediaan lahan yang akan digunakan sebagai Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). SPPG ini bertujuan untuk membantu menyediakan makanan bergizi bagi anak-anak sekolah dan kelompok sasaran lainnya yang membutuhkan. Program ini merupakan langkah strategis pemerintah pusat untuk mengendalikan inflasi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Selain itu, Direktur Statistik Harga BPS, Windhiarso Ponco Adi P., memberikan penjelasan tentang perkembangan inflasi dan indeks harga pada minggu kelima bulan Mei 2025. Beliau menyatakan bahwa terdapat beberapa faktor penting yang memengaruhi harga komoditas, termasuk kenaikan harga bawang merah dan penyesuaian harga bahan bakar minyak yang dilakukan oleh Pertamina. Ia menjelaskan, "Perkembangan inflasi pada bulan Mei mengalami deflasi sebesar 0,37%. Inflasi tahunan pada bulan Mei 2025 juga lebih rendah dibandingkan dengan Mei 2024."
Informasi ini penting bagi masyarakat, terutama untuk memahami kondisi ekonomi saat ini dan dampaknya terhadap kesejahteraan mereka. Pemerintah Kota Pasuruan berkomitmen untuk terus mengikuti perkembangan dan langkah-langkah yang diperlukan untuk mendukung program-program pengendalian inflasi dan pemenuhan gizi bagi masyarakat.
