Breaking News
KPK Serahkan Aset Rampasan Negara Berupa Tanah kepada Pemerintah Aceh dan Pasuruan     Perkembangan Terbaru Konflik Israel dan Palestina     Mark Ruffalo Menyarankan Cara Presiden Biden Akhiri Kekerasan di Gaza     Kontroversi Pengajaran Sejarah Kolonisasi di Prancis     Anwar El Ghazi Dapat Ganti Rugi dari Mainz Usai Putusan Pengadilan    

Pemerintah Perhatikan Tren Penurunan PMI Manufaktur Indonesia

Presiden Joko Widodo baru-baru ini memberikan instruksi penting dalam rapat sidang kabinet perdana di Istana Garuda, Ibu Kota Nusantara. Dalam rapat tersebut, Presiden menekankan perhatian serius terhadap penurunan data Purchasing Manager's Index (PMI) Manufaktur Indonesia yang telah terlihat dalam empat bulan terakhir.

Berdasarkan laporan dari S and P Global, PMI Manufaktur Indonesia untuk bulan Juli 2024 tercatat sebesar 49,3. Angka ini menunjukkan penurunan dibandingkan bulan sebelumnya, Juni 2024, yang berada di angka 50,7. Dengan angka di bawah 50, PMI Manufaktur Indonesia mengalami kontraksi untuk pertama kalinya sejak Agustus 2021. Sebelumnya, PMI ini telah bertahan di level ekspansi selama 34 bulan berturut-turut. Kontraksi artinya ada penurunan dalam aktivitas ekonomi, yang dapat berdampak pada pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan.

Menanggapi situasi ini, muncul pertanyaan mengenai langkah dan strategi apa yang harus diambil oleh pemerintah dan pelaku usaha untuk meningkatkan kembali kinerja PMI Manufaktur Indonesia ke depannya. Sangat penting bagi berbagai pihak, termasuk pemerintah dan sektor industri, untuk bekerja sama dalam meningkatkan kondisi ekonomi nasional.

Untuk mendalami lebih lanjut tentang hal ini, pemirsa dapat menyaksikan program Market Review yang dipandu oleh Prasetyo Wibowo pada Rabu, 14 Agustus 2024, pukul 10.00 hingga 10.30 WIB. Program ini dapat disaksikan secara langsung di IDX Channel melalui berbagai saluran TV serta dapat diakses melalui live streaming di situs resmi IDX Channel dan aplikasi IDX Channel TV.