Breaking News
KPK Serahkan Aset Rampasan Negara Berupa Tanah kepada Pemerintah Aceh dan Pasuruan     Perkembangan Terbaru Konflik Israel dan Palestina     Mark Ruffalo Menyarankan Cara Presiden Biden Akhiri Kekerasan di Gaza     Kontroversi Pengajaran Sejarah Kolonisasi di Prancis     Anwar El Ghazi Dapat Ganti Rugi dari Mainz Usai Putusan Pengadilan    

Ulang Tahun ke-75 IGTKI PGRI, Bupati Malang Dukung Pendidikan Anak

KEPANJEN - Pada hari Senin, 2 Juni, Bupati Malang, Drs. H. M. Sanusi, M.M, bersama istri yang juga Ketua TP PKK Kabupaten Malang, Hj. Anis Zaidah, merayakan Hari Ulang Tahun ke-75 Ikatan Guru Taman Kanak-kanak Indonesia (IGTKI-PGRI) di Halaman Luar Stadion Kanjuruhan, Kota Kepanjen. Acara ini dihadiri oleh lebih dari 5.400 guru dari berbagai taman kanak-kanak (TK) di Kabupaten Malang.

Selama acara, terdapat serangkaian kegiatan yang menarik, seperti Gebyar Tari 7 Kabiasaan Anak Indonesia dan Festival Kreativitas Anak. Selain itu, juga dilakukan Launching Buku Cerita yang bertujuan untuk meningkatkan minat baca anak-anak. "Kami berharap melalui peringatan ini, para guru IGTKI-PGRI dapat lebih semangat dalam mendidik anak-anak TK sebagai aset negara dan tunas bangsa untuk masa depan Indonesia," ungkap Bupati Sanusi.

Bupati Sanusi juga menjelaskan tentang kepedulian Pemerintah Kabupaten Malang terhadap pendidikan. Ia menambahkan bahwa pemerintah memberikan insentif sebesar Rp 500 ribu per bulan bagi guru swasta yang belum mendapatkan sertifikasi. "Harapannya, kualitas pendidikan di Kabupaten Malang bisa semakin baik. Anak-anak adalah generasi penerus cita-cita perjuangan bangsa, dan mereka perlu mendapatkan pendidikan yang berkualitas," tegasnya.

Dalam sambutannya, Bupati Sanusi menekankan pentingnya memberikan bekal keimanan, kecerdasan, dan keterampilan kepada anak-anak. Dengan demikian, mereka dapat tumbuh menjadi individu yang berbudi luhur dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. Acara tersebut bukan hanya merayakan ulang tahun IGTKI-PGRI, tetapi juga menegaskan komitmen bersama untuk masa depan pendidikan anak di Kabupaten Malang.