Breaking News
KPK Serahkan Aset Rampasan Negara Berupa Tanah kepada Pemerintah Aceh dan Pasuruan     Perkembangan Terbaru Konflik Israel dan Palestina     Mark Ruffalo Menyarankan Cara Presiden Biden Akhiri Kekerasan di Gaza     Kontroversi Pengajaran Sejarah Kolonisasi di Prancis     Anwar El Ghazi Dapat Ganti Rugi dari Mainz Usai Putusan Pengadilan    

Pentas Persatuan dan Kebhinekaan pada Pancasila Night di Ponorogo

Ponorogo, (31 Mei 2025) – Jalan Urip Sumoharjo berubah menjadi panggung bagi persatuan dan kebhinekaan dalam perayaan Hari Lahir Pancasila yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Ponorogo. Acara yang bertajuk “Pancasila Night” ini menampilkan representasi dari lima sila Pancasila melalui lima zona tematik.

Setiap zona yang ada menyampaikan pesan-pesan nilai luhur Pancasila dengan cara yang kreatif. Penyelenggaraan acara ini diharapkan dapat memperkuat tambatan ‘jangkar’ bangsa Indonesia.

Kang Bupati Sugiri Sancoko menjelaskan, “Pancasila Night merupakan upaya untuk memastikan bahwa nilai-nilai Pancasila semakin membumi. Pancasila hendaknya menjadi nafas kehidupan yang kita rasakan dalam setiap detak kebersamaan." Dia menekankan pentingnya melihat perbedaan sebagai kekuatan. Menurutnya, “Prinsipnya, perbedaan yang ada di Ponorogo adalah kekuatan kita. Jangkarnya adalah Pancasila, jangkarnya adalah kasih sayang, jangkarnya adalah kedermawanan, dan itu semua dibingkai dengan Pancasila.”

Pada pelaksanaan acara ini, zona pertama yang terletak di sisi paling timur mengangkat tema Ketuhanan Yang Maha Esa. Di zona ini, pengunjung dapat melihat berbagai simbol keberagaman agama dan budaya. Hal ini ditujukan sebagai bentuk penghormatan terhadap nilai-nilai spiritual yang hidup harmonis di tengah masyarakat Ponorogo.

Dengan adanya acara seperti ini, diharapkan semua elemen masyarakat dapat bersatu dan membangun kekuatan dari perbedaan yang ada. Melalui Pancasila, kita bisa terus menjalin kerukunan dan kebersamaan sebagai satu bangsa.