Agenda hari kedua acara HATAM (Himpunan Aksi untuk Tatanan yang Adil dan Berkelanjutan) berlangsung dengan beragam kegiatan yang menarik dan edukatif. Kegiatan ini dihadiri oleh warga setempat yang sangat antusias untuk mengikuti berbagai workshop tematik serta putaran belajar.
Dalam rangkaian kegiatan ini, terdapat beberapa topik yang diangkat, antara lain penguatan pengetahuan hukum, jurnalisme warga, serta pelatihan uji kualitas air dan udara. Pemahaman hukum sangat penting, karena bisa membantu warga dalam mengetahui hak dan kewajibannya. Jurnalisme warga juga menjadi fokus, di mana warga dilatih untuk bisa menjadi jurnalis mandiri yang melaporkan isu-isu di lingkungan mereka.
Selain itu, kegiatan pun menyentuh aspek lingkungan dengan pelatihan uji kualitas air dan udara. Kualitas air dan udara sangat penting bagi kesehatan masyarakat, sehingga warga diajarkan cara mengujinya. Ada pula workshop pembuatan sabun organik dan eco-enzyme, yang mempromosikan gaya hidup ramah lingkungan.
Antusiasme warga dalam mengikuti kegiatan ini sangat terlihat. Mereka berharap pengetahuan yang didapat akan menjadi bekal untuk bertindak saat menghadapi masalah ekstraktivisme. Konsep ekstraktivisme adalah pengambilan sumber daya alam secara berlebihan yang sering kali merugikan lingkungan dan masyarakat.
Seorang peserta mengungkapkan, "Dengan pelatihan ini, kami bisa lebih memahami isu-isu yang ada di sekitar kami dan bersiap untuk melakukan perlawanan yang tepat jika diperlukan." Pertemuan ini tidak hanya memberikan ilmu, tetapi juga membangun solidaritas di antara warga yang ingin memperjuangkan keberlanjutan lingkungan.
Dengan adanya workshop seperti ini, diharapkan warga semakin sadar dan mampu melakukan tindakan yang berkelanjutan untuk melindungi alam mereka dari eksploitasi yang merugikan.
