Pada tanggal 31 Juli, Kebun Binatang Dublin merayakan kelahiran bayi orangutan jantan yang sehat. Bayi ini lahir dari induknya yang bernama Mujur, seekor orangutan betina Bornean berusia 19 tahun. Kelahiran ini menjadi momen yang menggembirakan, terutama karena spesies orangutan termasuk dalam kategori terancam punah.
Orangutan hanya dapat mengandung sekali setiap delapan tahun, sehingga setiap kelahiran sangat berarti. Mujur sebelumnya telah mengalami dua kali kelahiran, namun sayangnya kedua bayi tersebut tidak bertahan hidup. Hal ini disebabkan oleh kurangnya kemampuan maternal yang diperlukan untuk menjaga bayi-bayinya di tahun-tahun awal kehidupan mereka, sebuah tantangan yang sering dihadapi oleh hewan-hewan yang hidup dalam penangkaran.
Menjelang kelahiran bayinya kali ini, pihak Kebun Binatang Dublin mengambil langkah-langkah untuk meningkatkan kemungkinan keberhasilan. Mujur diperlihatkan video tentang ibu-ibu manusia yang menyusui serta orangutan lain yang juga menyusui, semua melalui kaca di sekitar kandangnya. Ini adalah upaya untuk membantu Mujur memahami pentingnya merawat bayi dan memberikan ASI dengan benar.
Akan tetapi, saat saat kelahiran tiba, Mujur ternyata memegang bayinya dalam posisi yang salah. Meskipun demikian, tim perawatan hewan di Kebun Binatang Dublin memastikan bahwa kedua induk dan bayinya dalam keadaan baik. Mereka juga melaporkan bahwa pemberian susu botol untuk si bayi berjalan dengan lancar. Hal ini menunjukkan dedikasi dan perhatian yang besar dari tim kebun binatang untuk melindungi dan merawat spesies yang terancam punah ini.
