Presiden terpilih untuk periode 2024-2029, Prabowo Subianto, telah mengumumkan rencana besar terkait pembangunan di Ibu Kota Nusantara (IKN) yang baru terletak di Kalimantan Timur. Ia menekankan pentingnya pembangunan gedung-gedung lembaga pemerintahan, termasuk eksekutif, legislatif, dan yudikatif, sebagai prioritas utama pemerintahannya.
Dalam keterangan di Sidang Kabinet Paripurna di Istana Garuda, Prabowo menyatakan, "Jika gedung-gedung penting sudah selesai dibangun, secara substansi ibu kota pemerintah sudah bisa beroperasi di sini." Hal ini menunjukkan bahwa Prabowo berencana untuk memindahkan pusat pemerintahan ke IKN tanpa harus menunggu semua infrastruktur lainnya selesai.
Pembangunan yang diutamakan meliputi Gedung MPR/DPR, perumahan untuk anggota dewan, serta ruang kantor untuk lembaga yudikatif seperti Mahkamah Agung (MA) dan Mahkamah Konstitusi (MK). Ini penting karena gedung-gedung tersebut akan menjadi pusat keputusan dan legislasi di negara ini.
Prabowo, yang juga menjabat sebagai Menteri Pertahanan, menyoroti betapa pentingnya kesiapan menghadapi potensi bencana, terutama kebakaran hutan. Poin ini sangat relevan mengingat IKN dirancang sebagai "forest city" yang berkelanjutan dengan banyak ruang terbuka hijau.
Pembangunan dan pengelolaan IKN menjadi tugas yang menantang, mengingat banyak faktor yang harus dipertimbangkan untuk menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi warga negara.
