Breaking News
KPK Serahkan Aset Rampasan Negara Berupa Tanah kepada Pemerintah Aceh dan Pasuruan     Perkembangan Terbaru Konflik Israel dan Palestina     Mark Ruffalo Menyarankan Cara Presiden Biden Akhiri Kekerasan di Gaza     Kontroversi Pengajaran Sejarah Kolonisasi di Prancis     Anwar El Ghazi Dapat Ganti Rugi dari Mainz Usai Putusan Pengadilan    

Wakil Bupati Tulungagung Hadiri Acara Bersih Desa di Pecuk

Wakil Bupati Tulungagung, H. Ahmad Baharudin, S.M., menghadiri acara Bersih Desa yang digelar pada Sabtu malam, 17 Mei 2025, di Desa Pecuk, Kecamatan Pakel, Kabupaten Tulungagung. Acara ini merupakan tradisi yang diadakan untuk mensyukuri hasil panen dan memanjatkan doa bagi kesejahteraan desa.

Acara diawali dengan prosesi penyerahan Gunungan, sebuah simbol yang melambangkan doa dan harapan warga untuk kemakmuran yang berkelanjutan. Gunungan adalah tumpukan makanan yang biasanya terbuat dari sayur-sayuran dan buah-buahan, yang kemudian diperebutkan sebagai simbol mendapatkan berkah.

Salah satu puncak acara adalah pagelaran wayang kulit yang dibawakan oleh Dalang Ki Kondo Wahyu Widodo, yang lebih dikenal dengan nama Sun Gondrong. Pagelaran ini semakin meriah dengan kehadiran bintang tamu terkenal, Proborini Jo Klithik & Jo Kluthuk, yang menambah suasana malam itu menjadi lebih magis.

Dalam sambutannya, Wabup Ahmad Baharudin mengungkapkan rasa hormat dan apresiasi kepada warga Desa Pecuk atas undangan untuk hadir. Ia menekankan pentingnya menjaga dan melestarikan kebudayaan Jawa, yang merupakan warisan berharga bagi generasi mendatang.

Baharudin berharap bahwa pagelaran wayang kulit ini dapat menjadi sarana yang efektif untuk meningkatkan kerukunan dan kedamaian di masyarakat. “Dengan semangat gotong royong dan kebersamaan, saya yakin Desa Pecuk akan terus maju dan berkembang sambil tetap menjaga nilai-nilai budaya yang telah diwariskan oleh leluhur kita,” ujar Baharudin.

Selain Wabup, acara ini juga dihadiri oleh Ny. Yuyun Wahyuni Ahmad Baharudin, Kepala Desa Pecuk, kepala desa se-Kecamatan Pakel, Forkopimcam Pakel, serta warga setempat. Kehadiran berbagai elemen masyarakat menunjukkan komitmen bersama untuk melestarikan tradisi dan budaya lokal.