Elon Musk, yang dikenal sebagai miliarder dan CEO perusahaan Tesla, akan melakukan wawancara dengan mantan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, pada hari Senin. Kegiatan ini menjadi salah satu langkah terbaru Musk untuk terlibat dalam dunia politik, terutama dalam mendukung Partai Republik.
Musk, yang semakin mengarahkan pandangannya terhadap dukungan politik, telah bekerja aktif untuk membantu Donald Trump dalam pemilihan mendatang. Salah satu inisiatif yang diambilnya adalah memimpin sebuah super PAC (Political Action Committee) yang mendukung Trump. Super PAC adalah organisasi politik yang dapat mengumpulkan dan mengeluarkan dana untuk mendukung kandidat tertentu dalam pemilihan umum.
Dukungan Musk terhadap Trump menunjukkan pergeseran yang signifikan dalam kebangkitan eksistensi politis di kalangan miliarder. Musk, yang telah mendapatkan perhatian luas berkat inovasi teknologi di industri mobil listrik dan luar angkasa, kini memperlihatkan minat yang mendalam dalam isu-isu politik yang mungkin memengaruhi kebijakan dan masa depan Amerika Serikat.
