BLITAR - Pada Senin (19/5), Pemerintah Kabupaten Malang melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Blitar, Jawa Timur. Kunjungan ini dipimpin oleh Bupati Malang, Drs. H. M. Sanusi, M.M, yang didampingi oleh Kepala Dinas dari Pemerintah Kabupaten Malang. Tujuan utama dari kunjungan kerja ini adalah untuk bertukar informasi mengenai pengelolaan peternakan ayam, kambing, serta pertanian tebu.
Di Pendopo Kabupaten Blitar, Bupati Malang disambut oleh Bupati Blitar, Drs. H. Rijanto, M.M, beserta jajaran Kepala Dinas dari Kabupaten Blitar. Bupati Sanusi menjelaskan pentingnya kunjungan ini dengan mengatakan, "Kami datang untuk belajar dan berbagi pengalaman tentang pengelolaan peternakan dan pertanian di sini, mengingat kondisi iklim dan topografi yang mirip dengan Kabupaten Malang."
Bupati Blitar, Drs. H. Rijanto, M.M, menekankan bahwa tebu adalah salah satu komoditas pertanian yang sangat penting bagi perekonomian daerah tersebut. Tebu tidak hanya digunakan untuk memproduksi gula, tetapi juga bisa diolah menjadi produk lain seperti bioetanol dan biomasa. Di Kabupaten Blitar, terdapat satu pabrik gula, yaitu Pabrik Gula Rejoso Manis Indo yang berada di Kecamatan Binangun, dengan kapasitas produksi mencapai 9.000 TCD (ton cane per day) setara dengan 1.350.000 ton tebu, menghasilkan sekitar 108.000 ton gula.
Bupati Rijanto melanjutkan, "Bahan baku tebu kami berasal dari Blitar dan daerah sekitarnya, yang mendukung sektor ekonomi lokal." Selain pertanian, sektor peternakan di Kabupaten Blitar juga berkembang baik. Populasi ayam petelur (layer) di Blitar mencapai 17 juta ekor, dengan sebagian besar produksi dikirim keluar daerah. "Jumlah peternak ayam di sini mencapai 3.617 orang, yang menghasilkan antara 450 hingga 500 ton telur per hari," ungkapnya.
Di sisi lain, terkait peternakan kambing, di Kabupaten Blitar terdapat 380.780 ekor kambing potong dan 3.215 ekor kambing perah. Jumlah populasi domba di daerah ini mencapai 19.135 ekor. Kunjungan kerja ini menunjukkan komitmen kedua pemerintah daerah dalam mencapai swasembada pangan dan memajukan sektor pertanian dan peternakan.
