Breaking News
KPK Serahkan Aset Rampasan Negara Berupa Tanah kepada Pemerintah Aceh dan Pasuruan     Perkembangan Terbaru Konflik Israel dan Palestina     Mark Ruffalo Menyarankan Cara Presiden Biden Akhiri Kekerasan di Gaza     Kontroversi Pengajaran Sejarah Kolonisasi di Prancis     Anwar El Ghazi Dapat Ganti Rugi dari Mainz Usai Putusan Pengadilan    

Sidang Kabinet Paripurna Perdana di Ibu Kota Nusantara

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto menghadiri Sidang Kabinet Paripurna (SKP) perdana di Istana Garuda, Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur, pada Senin, 12 Agustus. Rapat ini dipimpin oleh Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo.

Dalam rapat tersebut, Presiden Jokowi menyampaikan beberapa agenda penting. Salah satunya adalah berkaitan dengan IKN, yang merupakan proyek besar perpindahan ibu kota Indonesia dari Jakarta ke Kalimantan Timur. Agenda lainnya adalah Purchasing Managers' Index (PMI), yang merupakan indikator ekonomi yang menggambarkan aktivitas sektor industri di suatu negara.

Presiden Jokowi juga menekankan pentingnya keberlanjutan pemerintahan. Ia mengajak para peserta untuk mulai menggunakan produk lokal dan bahan baku lokal dalam setiap kegiatan, serta memberikan perlindungan terhadap industri dalam negeri. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan perekonomian negara.

“Kepindahan ke IKN bukan hanya soal pindah fisiknya, tetapi juga tentang perpindahan pola pikir, pola kerja, dan mobilitas masyarakat. Di Ibu Kota Nusantara, semua mobilitas akan menggunakan kendaraan listrik dan energi hijau. Bangunan-bangunan di sini juga akan diarahkan ke model bangunan ramah lingkungan atau green building,” ujar Presiden Jokowi. Ia menambahkan bahwa aksesibilitas bagi pejalan kaki dan sepeda juga akan diprioritaskan.

Selain itu, Presiden Jokowi juga menjelaskan alasan utama perpindahan ibu kota, yaitu untuk mencapai pemerataan Gross Domestic Product (GDP) masyarakat dan mengatasi beban populasi yang terlalu besar di pulau Jawa.