Wali Kota Blitar, Syauqul Muhibbin, pada hari Jumat, 16 Mei 2025, melakukan peninjauan aliran sungai di beberapa titik yang berpotensi rawan banjir. Peninjauan ini dihadiri oleh beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya peningkatan debit air saat musim hujan datang.
Setelah melakukan peninjauan di berbagai lokasi, Wali Kota Syauqul Muhibbin, yang akrab disapa Mas Ibin, menyampaikan bahwa langkah selanjutnya akan melibatkan kajian dan asesmen teknis. Hal ini termasuk pengaturan alur air, normalisasi aliran sungai, pengadaan sodetan, dan penyelenggaraan kerja bakti bersama masyarakat. Normalisasi adalah proses mengembalikan aliran sungai ke bentuk semula agar tetap lancar dan tidak mengalami penyempitan.
Selain meninjau sungai, Mas Ibin juga menunjukkan kepedulian dengan menyerahkan bantuan logistik berupa makanan siap saji kepada warga yang terdampak. Bantuan ini merupakan wujud perhatian pemerintah kepada masyarakat yang mungkin menghadapi kesulitan akibat banjir.
Upaya ini merupakan bagian dari program mitigasi risiko banjir yang dilakukan oleh pemerintah kota Blitar. Pemerintah tidak hanya berperan sendiri, tetapi juga melibatkan sinergi antara instansi pemerintah, masyarakat, dan lembaga terkait. Pemantauan aliran sungai mencakup area di Jl. Hasanudin, Embung Jatimalang, Gua Maria, Dam Tanggung, Jl. Ir Soekarno, serta Puri Kenari, dan beberapa lokasi lainnya yang dianggap rawan banjir.
