Breaking News
KPK Serahkan Aset Rampasan Negara Berupa Tanah kepada Pemerintah Aceh dan Pasuruan     Perkembangan Terbaru Konflik Israel dan Palestina     Mark Ruffalo Menyarankan Cara Presiden Biden Akhiri Kekerasan di Gaza     Kontroversi Pengajaran Sejarah Kolonisasi di Prancis     Anwar El Ghazi Dapat Ganti Rugi dari Mainz Usai Putusan Pengadilan    

Fatayat NU Rayakan Ulang Tahun ke-75, Organisasi Perempuan Muda Islam yang Kuat dan Inspiratif

Organisasi Fatayat Nahdlatul Ulama (NU), yang merupakan kelompok perempuan muda dalam naungan NU, merayakan hari jadinya yang ke-75 tahun. Perayaan ini menjadi momen penting untuk mengenang perjuangan dan keberhasilan organisasi dalam memberdayakan perempuan dan mendukung umat selama lebih dari tujuh dekade.

Pada hari Jumat, tanggal 9 Mei 2025, acara peringatan hari lahir tersebut diadakan di Lapangan Balai Desa Ngrupit, Kecamatan Jenangan. Acara ini dihadiri oleh banyak orang, termasuk Kang Sugiri Sancoko, Bupati Ponorogo. Kang Sugiri menyampaikan bahwa Fatayat NU telah banyak berkontribusi dalam mendampingi dan melayani umat, khususnya perempuan, selama ini. Ia juga menyatakan bahwa usia ke-75 ini menunjukkan bahwa organisasi tersebut sudah matang dan kuat dalam menjalankan misinya.

"Selamat harlah ke-75 Fatayat NU. Usia ini menunjukkan kematangan, kekuatan, dan keteguhan dalam mengabdi kepada NU dan agama," ujar Kang Sancoko. Ia berharap organisasi ini akan semakin berkembang dan mampu terus mendorong peran perempuan dalam berbagai bidang kehidupan di masyarakat.

Dalam acara tersebut, tema yang diusung adalah “Organisasi Digdaya: Perempuan Berdaya dan Berkarya.” Ini berarti Fatayat NU diharapkan bisa semakin kuat dan mampu mendorong perempuan agar aktif berpartisipasi, menciptakan perubahan positif, dan menjadi inspirasi bagi orang lain. Peran perempuan ini sangat penting karena bisa memunculkan generasi muda yang berkualitas, berakhlak mulia, dan penuh pengabdian.

Kang Sugiri juga berharap organisasi ini bisa melahirkan generasi yang berbakti, seperti dua sahabat Nabi, Uwais Al-Qarni dan Salman Al-Farisi. Mereka dikenal karena pengabdian dan bakti mereka kepada orangtua dan agama. "Semoga Fatayat NU dapat menginspirasi melahirkan generasi penerus yang penuh baktir dan pengabdian seperti mereka," tutur beliau.

Acara ini bukan hanya sebagai perayaan ulang tahun, tetapi juga menjadi momen untuk menguatkan semangat dan komitmen organisasi dalam memberdayakan perempuan dan membangun generasi masa depan yang cerdas dan berakhlak.