Breaking News
KPK Serahkan Aset Rampasan Negara Berupa Tanah kepada Pemerintah Aceh dan Pasuruan     Perkembangan Terbaru Konflik Israel dan Palestina     Mark Ruffalo Menyarankan Cara Presiden Biden Akhiri Kekerasan di Gaza     Kontroversi Pengajaran Sejarah Kolonisasi di Prancis     Anwar El Ghazi Dapat Ganti Rugi dari Mainz Usai Putusan Pengadilan    

Mensos RI Tinjau Sekolah Rakyat di Pasuruan untuk Bantu Anak dari Keluarga Miskin Ekstrem

Pada hari Rabu (14/05/2025), Menteri Sosial Republik Indonesia, Drs. H. Saifullah Yusuf atau yang sering dipanggil Gus Ipul, melakukan kunjungan kerja ke Kota Pasuruan. Ia datang untuk meninjau langsung kondisi salah satu keluarga yang masuk dalam kategori kemiskinan ekstrem di wilayah tersebut.

Selain itu, kunjungan ini juga menandai dimulainya program baru bernama Sekolah Rakyat. Program ini digagas oleh Kementerian Sosial RI dan bertujuan membantu anak-anak dari keluarga yang paling sulit secara ekonomi agar tetap bisa bersekolah dan mendapatkan pendidikan yang layak.

Gus Ipul didampingi oleh Wali Kota Pasuruan, Adi Wibowo, dan Wakil Wali Kota, M. Nawawi. Mereka bersama-sama meninjau fasilitas di salah satu sekolah dasar dan melihat kesiapan pengembangan program ini yang akan dimulai tahun ini.

Program Sekolah Rakyat akan berjalan di Kota Pasuruan sebagai kota percontohan. Sekolah ini akan dibangun langsung oleh pemerintah pusat dengan dana dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Gedung SDN Kandangsapi I dipilih sebagai tempat awal pelaksanaan program ini.

Gus Ipul mengatakan, “Sekolah ini khusus diperuntukkan bagi mereka yang berada di desil 1 dalam data sosial ekonomi nasional. Mereka adalah warga yang sangat miskin, yang selama ini kesulitan mendapatkan akses pendidikan.” Desil 1 berarti 10 persen penduduk dengan kondisi ekonomi terendah, sehingga program ini sangat penting untuk membantu mereka.

Selain membangun sekolah, pemerintah juga menyediakan lahan seluas 8 hektare di Kota Pasuruan untuk pengembangan gedung Sekolah Rakyat dari tingkat sekolah dasar hingga sekolah menengah atas. Hal ini bertujuan agar mereka yang berasal dari keluarga miskin ekstrem bisa mendapatkan pendidikan dari jenjang SD sampai SMA.

Satu hal yang menarik, Gus Ipul menegaskan bahwa proses penerimaan siswa tidak akan dilakukan melalui tes akademik. Sebaliknya, calon siswa akan dipilih melalui survei, wawancara dengan orang tua mereka, dan pemeriksaan kesehatan. “Pendekatannya adalah membuka akses bagi mereka yang tidak mampu bersekolah,” ujarnya.

Saat melakukan kunjungan, Gus Ipul bersama tim juga meninjau fasilitas di UPT SDN Kandang Sapi II, yang berada di Kelurahan Kandangsapi, Kecamatan Panggungrejo. Ia melihat langsung kondisi ruang kelas, sarana dan prasarana, serta kesiapan teknis lainnya.

Gus Ipul menyampaikan harapan, bahwa dengan adanya program ini, bisa menjadi langkah nyata dalam mengurangi angka kemiskinan ekstrem di Indonesia. Pemerintah berharap, program Sekolah Rakyat ini bisa membantu anak-anak dari keluarga miskin agar memiliki masa depan yang lebih baik melalui pendidikan.