Breaking News
KPK Serahkan Aset Rampasan Negara Berupa Tanah kepada Pemerintah Aceh dan Pasuruan     Perkembangan Terbaru Konflik Israel dan Palestina     Mark Ruffalo Menyarankan Cara Presiden Biden Akhiri Kekerasan di Gaza     Kontroversi Pengajaran Sejarah Kolonisasi di Prancis     Anwar El Ghazi Dapat Ganti Rugi dari Mainz Usai Putusan Pengadilan    

Wakil Bupati Tulungagung Hadiri Sedekah Bumi, Doakan Panen Raya Berjalan Mulus

Pada hari Rabu, 13 Mei 2025, Wakil Bupati Tulungagung, H. Ahmad Baharudin, S.M., menghadiri acara Sedekah Bumi di Desa Doroampel, Kecamatan Sumbergempol. Kegiatan ini diselenggarakan untuk menyambut Panen Raya Tahun 2025, yaitu saat petani mulai panen besar hasil tanaman padi mereka.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati mengungkapkan rasa syukurnya karena harga beras saat ini sedang bagus dan stabil. Ia berharap agar kondisi ini tetap terjaga, dan tanaman padi tidak terkena hama yang bisa merusak hasil panen. Harga beras yang stabil sangat penting untuk kesejahteraan petani dan masyarakat, karena beras adalah makanan pokok di Indonesia.

Selain itu, Wakil Bupati juga mengajak masyarakat untuk lebih mengenal dan menggunakan pupuk organik. Pupuk organik adalah pupuk yang dibuat dari bahan alami dan ramah lingkungan, berbeda dengan pupuk kimia yang bisa merusak tanah jika digunakan secara berlebihan. Ia berharap dengan memakai pupuk organik, tanah akan tetap sehat dan hasil panen akan meningkat.

"Semoga tanaman kita di kegiatan berikutnya bisa melimpah dan Allah tetap memberikan ridho kepada kita semua. Tujuan Pemerintah Kabupaten Tulungagung adalah menyejahterakan masyarakat," ujar Wakil Bupati.

Acara Sedekah Bumi ini diharapkan menjadi momen yang baik untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mengajak semua pihak melakukan pertanian yang lebih ramah lingkungan. Hadir dalam acara ini Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro, Slamet Sunarto, serta perwakilan dari Forkopimcam Sumbergempol, Kepala Desa Doroampel, dan kelompok tani dari beberapa dusun seperti "Tani Subur", "Tani Makmur", dan "Tani Maju".

Dengan acara ini, diharapkan semangat pertanian yang berkelanjutan bisa terus tumbuh, dan petani serta masyarakat bisa hidup lebih sejahtera di masa depan.