Seorang nenek berusia 94 tahun dari Dusun Juri, Desa Tejowangi, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Pasuruan, merasa sangat terkejut dan bahagia karena akan berangkat menunaikan ibadah haji tahun ini. Ia adalah Satumi, seorang wanita yang dikenal sebagai nenek dari 22 cucu ini.
Saat ditemui di rumahnya pada hari Selasa, 13 Mei, Satumi menceritakan bahwa ia sama sekali tidak tahu bahwa namanya sudah didaftarkan sebagai calon jamaah haji. Ia mengaku anaknya, Sarman, telah membawanya ke berbagai tempat sejak tahun 2018 tanpa memberi tahu bahwa mereka sedang mendaftar untuk naik haji.
"Tahu-tahu ada surat pelunasan, saya baru tahu kalau saya sudah didaftarkan untuk berangkat haji," ucap Satumi dengan nada bahagia. Ia mengatakan bahwa selama ini hanya diajak jalan-jalan oleh anaknya tanpa menyadari bahwa itu bagian dari proses pendaftaran haji.
Sementara itu, Sarman menjelaskan bahwa awalnya dirinya mendaftar tiga orang, yaitu dirinya sendiri, istrinya, dan ibunya. Namun, karena ibunya termasuk kategori lanjut usia dan membutuhkan pendamping, akhirnya ia yang mendampingi sang ibu. Istrinya pun masih dalam daftar tunggu.
Sarman juga menambahkan bahwa kondisi kesehatan ibunya yang sebelumnya kurang sehat kini berangsur membaik dan justru semangat ingin pergi ke tanah suci untuk menunaikan ibadah haji. Ia menganggap hal tersebut sebagai karunia dari Allah SWT.
"Ibu sudah cukup tua, dulu sering khawatir, tapi setelah tahu dipanggil ke tanah suci, dia langsung sehat dan bersemangat. Sebelumnya, dia bahkan tidak berani berpikir untuk pergi ibadah haji," ungkap Sarman dengan penuh rasa syukur.
Sebagai ungkapan rasa syukur, keluarga Sarman berencana menggelar acara tasyakuran bersama keluarga dan tetangga. Mereka berharap keberangkatan ini membawa keberkahan dan kebahagiaan bagi seluruh keluarganya.
Perjalanan haji warga lansia Pasuruan cerita inspiratif keluarga bahagia keberangkatan haji
