Pemandangan yang menarik terjadi di Plataran Masjid Makkah, Kota Pasuruan pada Minggu, 11 Mei 2025. Wakil Bupati Pasuruan, Shobih Asrori, atau akrab disapa Gus Shobih, memimpin manasik haji massal untuk 236 jamaah cadangan dari Kabupaten Pasuruan.
Manasik haji adalah latihan dan bimbingan untuk mempersiapkan calon jamaah sebelum melaksanakan ibadah haji di Tanah Suci, Makkah. Dalam acara tersebut, Gus Shobih memberikan banyak materi yang berguna, terutama untuk jamaah lanjut usia (lansia) yang memerlukan perhatian ekstra.
"Khusus jamaah lansia, yang paling penting adalah ibadah wajib yang harus diutamakan. Ibadah sunnah bisa dilakukan saat kondisi badan sedang fit. Tapi kalau dirasa kurang maksimal, yang penting ibadah wajib dilaksanakan terlebih dulu," ujar Gus Shobih. Pernyataan ini penting, karena haji adalah ibadah yang memerlukan fisik yang kuat.
Menurut Gus Shobih, "Karena 90 persen haji itu adalah ibadah fisik. Jadi, setiap jamaah diharapkan memiliki kesiapan fisik yang prima untuk melaksanakan seluruh rukun haji tanpa terkendala masalah kesehatan." Dalam ibadah haji, jamaah dari berbagai negara berkumpul dan melaksanakan berbagai rangkaian ibadah.
Tahun ini, Gus Shobih juga diamanahi sebagai Pendamping Haji Daerah (PHD). Dalam perannya ini, ia bertanggung jawab untuk membantu petugas kloter dalam pelaksanaan haji. Tugasnya mencakup bimbingan ibadah, pelayanan umum, dan pelayanan kesehatan.
Ia mengingatkan kepada jamaah, "Jangan sungkan untuk meminta bantuan kepada saya. Itu sudah menjadi tanggung jawab saya sebagai petugas haji daerah." Gus Shobih berjanji akan mengunjungi hotel-hotel tempat para jamaah menginap untuk menjamin bahwa semua orang mendapatkan bantuan yang diperlukan.
Plh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pasuruan, Rasyidi, memberikan apresiasi kepada Gus Shobih karena telah meluangkan waktu untuk hadir dan berbagi pengalaman berharganya mengenai ibadah haji kepada para jamaah yang akan berangkat menunaikan rukun Islam yang kelima ini.
