Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, mengungkapkan bahwa pemilihan kepala daerah (pilkada) tidak seharusnya dianggap hanya sebagai proses pemberian surat rekomendasi kepada bakal calon pemimpin daerah. Menurut Hasto, pilkada adalah momen berharga untuk membangun kekuatan bersama antara partai dan rakyat.
"PDI Perjuangan memandang pilkada bukan sekadar momentum pemberian surat rekomendasi," kata Hasto Kristiyanto. Pernyataan ini mencerminkan niat partai untuk lebih berkomitmen dalam melibatkan rakyat dalam proses politik. Dalam hal ini, Hasto mengambil inspirasi dari Bung Karno, yang mengobarkan semangat gotong royong untuk memperjuangkan kemerdekaan Indonesia. Gotong royong adalah semangat saling membantu dan bekerja sama, terutama dalam mencapai tujuan bersama.
Hasto menekankan pentingnya semangat ini dengan mengingatkan kepada seluruh kader PDI Perjuangan. "Semangat gotong royong itulah yang harus kita miliki saudara-saudara sekalian. Maka dengan api perjuangan yang menyala-nyala itu, yang tahan banting menghadapi berbagai ujian, serta berhadapan dengan keterbatasan logistik," ujarnya, menggugah semangat para kader.
Lebih lanjut, Hasto menegaskan bahwa pilkada harus menjadi saat untuk menyatukan gerakan kader partai dengan rakyat. Ia menegaskan, "Jadi pilkada bukan sekadar rekomendasi, apalagi rekomendasi yang diperjualbelikan. Itu bukan cara PDI Perjuangan." Pesan ini ditujukan agar seluruh kader partai memahami pentingnya integritas dan komitmen dalam pelayanan kepada masyarakat.
