Breaking News
KPK Serahkan Aset Rampasan Negara Berupa Tanah kepada Pemerintah Aceh dan Pasuruan     Perkembangan Terbaru Konflik Israel dan Palestina     Mark Ruffalo Menyarankan Cara Presiden Biden Akhiri Kekerasan di Gaza     Kontroversi Pengajaran Sejarah Kolonisasi di Prancis     Anwar El Ghazi Dapat Ganti Rugi dari Mainz Usai Putusan Pengadilan    

Kirab Maskot Pilkada Jawa Timur 2024 Meningkatkan Partisipasi Masyarakat

Dalam rangka meningkatkan partisipasi masyarakat dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak Tahun 2024, Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Tulungagung telah menyelenggarakan acara Kirab Maskot Pilkada 2024. Acara ini diadakan di Halaman Kantor Bupati Tulungagung pada Kamis, 8 Agustus 2024, mulai pukul 13.00 WIB.

Kegiatan ini dihadiri oleh Pj. Bupati Tulungagung, DR. Ir. Heru Suseno, MT, serta pejabat penting lainnya, termasuk jajaran Forkopimda dan Ketua KPU Provinsi Jawa Timur yang diwakilkan oleh Eka Wisnu Wardhana. Kehadiran mereka menunjukkan komitmen untuk mendukung suksesnya Pilkada yang dijadwalkan berlangsung pada tanggal 27 November 2024.

Acara kirab ini berlangsung dengan meriah. Selain parade maskot, sejumlah penampilan lain turut menghibur masyarakat, seperti penampilan band, reog kendang, dan marching band. Terdapat juga flash mob yang diiringi oleh lagu jingle Pilbup Tulungagung dan jingle Pilgub Jawa Timur. Tema dari Pilbup Tulungagung kali ini adalah "Megung Sengkuyung," yang berarti dukungan atau gotong-royong, sementara Pilgub Jawa Timur mengusung tema "Seneng Bareng."

Ketua KPUD Tulungagung, Lutfi Burhani, menjelaskan bahwa acara ini bertujuan untuk sosialisasi kepada masyarakat mengenai pentingnya Pilkada. Dia juga menyampaikan rasa terima kasih kepada Pemkab Tulungagung yang terus bersinergi untuk menyukseskan pemilihan ini. "Kami akan membawa maskot SI SUTA berkeliling di 19 kecamatan di Tulungagung sebagai bentuk sosialisasi," kata Lutfi.

Tema Pilkada tahun ini adalah "Pilkada Serentak Sebagai Sarana Integrasi Budaya di Jawa Timur." Lutfi menekankan pentingnya sinergi antara semua elemen di Tulungagung dan Jawa Timur dalam menentukan pemimpin daerah yang terbaik. Dia juga mengimbau agar semua pihak bersikap dewasa dalam menghadapi dinamika menjelang hari pencoblosan. "Substansi pemilu ada pada perdebatan gagasan dan visi-misi," tegasnya.

Masyarakat diharapkan dapat bersikap demokratis, baik dalam mendukung calon pemimpin maupun berpartisipasi aktif dalam proses pemilu ini. Kegiatan kirab ini merupakan salah satu langkah penting untuk mendukung pemahaman dan kesadaran masyarakat tentang tanggung jawab sebagai pemilih.