Breaking News
KPK Serahkan Aset Rampasan Negara Berupa Tanah kepada Pemerintah Aceh dan Pasuruan     Perkembangan Terbaru Konflik Israel dan Palestina     Mark Ruffalo Menyarankan Cara Presiden Biden Akhiri Kekerasan di Gaza     Kontroversi Pengajaran Sejarah Kolonisasi di Prancis     Anwar El Ghazi Dapat Ganti Rugi dari Mainz Usai Putusan Pengadilan    

Penanaman Pohon dan Karnaval Budaya di Munas APEKSI VII

Musuayah Nasional (Munas) ke-VII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) memasuki hari ketiga di Kota Surabaya. Kegiatan ini berlangsung pada hari Jumat, 9 Mei 2025, dan melibatkan berbagai acara yang berkaitan dengan pelestarian lingkungan dan budaya.

Salah satu kegiatan yang menarik perhatian adalah penanaman pohon yang dilakukan oleh Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari, atau yang akrab disapa Ning Ita. Dia hadir bersama suaminya, Supriyadi, dan 98 Wali Kota lainnya dari seluruh Indonesia, semua ikut berpartisipasi dalam penanaman pohon di Taman Suroboyo, Jalan Pantai Kenjeran. Kegiatan ini mencerminkan komitmen para kepala daerah terhadap pelestarian lingkungan hidup. Penanaman pohon bertujuan untuk meningkatkan penghijauan dan kualitas udara di kota-kota Indonesia.

Tidak hanya penanaman pohon, rangkaian acara Munas APEKSI juga mencakup Karnaval Budaya Nusantara yang mengusung tema “Light Culture Paradise”. Pada kesempatan ini, Kota Mojokerto turut berpartisipasi dengan menampilkan sendratasik, yang merupakan bentuk seni drama tari dan musik. Judul pertunjukan yang ditampilkan adalah "Laksamana Mpu Nala".

Karnaval dimulai di Siola, Jalan Tunjungan, dan dihadiri oleh banyak masyarakat Kota Surabaya. Wali Kota Ika Puspitasari, bersama suami dan Wakil Wali Kota Mojokerto, Cak Sandi, serta Sekda Kota Mojokerto dan Kepala OPD, berjalan beriringan dalam parade. Mereka menunjukkan performa yang menarik dan memukau masyarakat.

Acara ini menjadi ajang untuk memperkuat hubungan antar daerah di Indonesia serta meningkatkan rasa persatuan dan cinta terhadap budaya lokal dan lingkungan hidup.