Breaking News
KPK Serahkan Aset Rampasan Negara Berupa Tanah kepada Pemerintah Aceh dan Pasuruan     Perkembangan Terbaru Konflik Israel dan Palestina     Mark Ruffalo Menyarankan Cara Presiden Biden Akhiri Kekerasan di Gaza     Kontroversi Pengajaran Sejarah Kolonisasi di Prancis     Anwar El Ghazi Dapat Ganti Rugi dari Mainz Usai Putusan Pengadilan    

Wakil Bupati Pasuruan Serahkan Santunan Jaminan Kematian untuk Ahli Waris Nelayan

Pasuruan - Wakil Bupati Pasuruan, Shobih Asrori, baru-baru ini menyerahkan klaim Jaminan Kematian (JKM) kepada ahli waris dari tiga nelayan yang meninggal dunia saat bekerja di laut. Acara penyerahan santunan ini berlangsung pada hari Jumat, 9 Mei 2025, di Balai Desa Jatirejo, Kecamatan Lekok.

Dalam acara tersebut, Gus Shobih, sapaan akrab Wabup Pasuruan, memberikan santunan sebesar Rp 42 juta kepada masing-masing ahli waris dari almarhum Nizar, Takdir, dan Suudi. Penyerahan ini disaksikan oleh Kepala BPJS Ketenagakerjaan, Sulistijo Nisita Wirjawan, serta Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Pasuruan, Agus Setya Wardana, dan tamu undangan lainnya.

Jaminan Kematian adalah program perlindungan yang diberikan kepada pekerja yang terdaftar sebagai peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan. Program ini bertujuan untuk memberikan santunan kepada ahli waris jika peserta mengalami kecelakaan atau meninggal dunia saat menjalankan pekerjaan.

"Kita merasa prihatin dengan kejadian ini, namun ini adalah bentuk tanggung jawab pemerintah melalui BPJS Ketenagakerjaan kepada para peserta," jelas Gus Shobih. Ia juga menyampaikan pesan kepada para nelayan kecil dan pekerja rentan untuk segera mendaftarkan diri ke dalam program BPJS.

Gus Shobih menambahkan, "Jika ada kesulitan terkait biaya pendaftaran awal, tidak perlu khawatir. Pemkab Pasuruan siap membantu membayar iuran selama satu tahun pertama, setelah itu, peserta dapat melanjutkan dengan membayar sendiri." Pemberian perlindungan kepada nelayan ini menunjukkan komitmen pemerintah untuk menjaga kesejahteraan para pekerja di sektor perikanan.

Sementara itu, Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Pasuruan, Alfi Khasanah, mengungkapkan bahwa dari total 8.543 nelayan di Kabupaten Pasuruan, saat ini terdapat 4.300 nelayan yang sudah mendapatkan bantuan iuran BPJS. Namun, masih ada 4.243 nelayan lainnya yang belum terdaftar dalam program ini, sehingga pemerintah terus berupaya untuk menjangkau seluruh nelayan agar mendapatkan perlindungan yang sama.