Pada hari Minggu pagi, 4 Mei 2025, Wakil Bupati Tulungagung, H. Ahmad Baharudin, S.M., meresmikan kegiatan Diklat Penjurian Kambing Seni Peranakan Etawa (PE) Jerabang. Acara ini berlangsung di Sembara Farm, kediaman Nur Kasani, yang terletak di Desa Karangtalun, Kecamatan Kalidawir.
Kegiatan ini diselenggarakan oleh Indonesia Goat Breeders (IGB) bekerja sama dengan Himpunan Peternak Domba-Kambing Indonesia (HPDKI), Komisi Juri IGB, serta Persatuan Domba Kambing Tulungagung (PDKT) dan Kambing Peranakan Etawa (PE) Jerabang. Tujuan dari pelatihan ini adalah untuk meningkatkan keterampilan dalam penjurian kambing, terutama dalam penilaian genetik dan kesehatan kambing Peranakan Etawa.
Wakil Bupati Baharudin menyampaikan harapannya bahwa melalui kegiatan ini, akan lahir juri-juri profesional yang mampu memberikan penilaian akurat untuk mendapatkan kualitas genetik terbaik. “Kami berharap para peternak kambing PE tetap inovatif agar mampu bersaing dengan kambing impor,” ujarnya.
Dalam acara tersebut, Wabup Baharudin juga menekankan pentingnya dukungan dari Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Tulungagung. Langkah ini diharapkan dapat membantu proses pengakuan oleh Kementerian Pertanian untuk pelepasan galur dari rumpun PE ke Jerabang. Kambing Jerabang adalah suatu jenis kambing lokal yang merupakan bagian dari kekayaan plasma nutfah asli Indonesia. Oleh karena itu, harapan kedepannya, kambing ini bisa menjadi ikon Tulungagung dan mendukung sektor usaha peternakan serta pariwisata, sehingga dapat meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar.
Tidak hanya Wakil Bupati, acara ini juga dihadiri oleh berbagai pejabat penting, seperti Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Tulungagung, Forkopimcam Kalidawir, Kepala Desa Karangtalun, Ketua DPP IGB, Ketua Bidang Seni DPP IGB, serta tamu undangan lainnya. Kegiatan ini menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya pengembangan peternakan lokal di wilayah Tulungagung.
