Breaking News
KPK Serahkan Aset Rampasan Negara Berupa Tanah kepada Pemerintah Aceh dan Pasuruan     Perkembangan Terbaru Konflik Israel dan Palestina     Mark Ruffalo Menyarankan Cara Presiden Biden Akhiri Kekerasan di Gaza     Kontroversi Pengajaran Sejarah Kolonisasi di Prancis     Anwar El Ghazi Dapat Ganti Rugi dari Mainz Usai Putusan Pengadilan    

Wakil Bupati Pesan Penting untuk Pemuda dalam Sosialisasi Wawasan Kebangsaan

Pada hari Jumat sore, 2 Mei 2025, Wakil Bupati Pasuruan, Shobih Asrori, memberikan pesan penting di hadapan peserta Sosialisasi Wawasan Kebangsaan di Hotel Royal Senyiur, Kecamatan Prigen. Dalam acara ini, ia menekankan bahwa pemuda saat ini adalah pemimpin masa depan. Oleh karena itu, memiliki karakter yang kuat sangatlah penting.

Ia menjelaskan, di era disrupsi seperti sekarang, para muda-mudi harus menjadi pribadi yang nasionalis dan toleran. Hal ini menjadi syarat bagi mereka yang ingin menjadi bagian dari Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Pasuruan. Menjadi Paskibraka bukan hanya sekedar tugas untuk mengibarkan bendera. Lebih dari itu, mereka diharapkan menjadi simbol generasi muda yang penuh semangat, disiplin, dan bertanggung jawab serta mencintai tanah air.

“Saya berharap, melalui kegiatan ini, kalian semua dapat menyerap nilai-nilai yang disampaikan, serta menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Karena pemuda hari ini adalah pemimpin masa depan. Jadilah generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat secara moral dan karakter,” tandas Gus Shobih, sapaan akrab Shobih Asrori.

Wakil Bupati menambahkan, memahami wawasan kebangsaan sangat penting. Sosialisasi ini tidak hanya bertujuan untuk menambah pengetahuan tentang bangsa dan negara. Namun, juga untuk menanamkan nilai-nilai Pancasila, semangat persatuan, dan kecintaan terhadap Indonesia dalam diri setiap peserta.

“Mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari adalah tugas dan tanggung jawab setiap individu. Terutama bagi generasi muda, sebagai garda terdepan masa depan bangsa,” ujarnya. Ia juga mengingatkan bahwa di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks, para pemuda harus menjadi benteng moral dan ideologi bangsa. Dengan itu, mereka diharapkan dapat menjaga semangat nasionalisme, menghormati perbedaan, dan memegang teguh nilai-nilai luhur yang diwariskan oleh para pendiri bangsa.