Breaking News
KPK Serahkan Aset Rampasan Negara Berupa Tanah kepada Pemerintah Aceh dan Pasuruan     Perkembangan Terbaru Konflik Israel dan Palestina     Mark Ruffalo Menyarankan Cara Presiden Biden Akhiri Kekerasan di Gaza     Kontroversi Pengajaran Sejarah Kolonisasi di Prancis     Anwar El Ghazi Dapat Ganti Rugi dari Mainz Usai Putusan Pengadilan    

Wali Kota Batu Hadiri Musrenbang Jatim 2025 untuk Sinergikan Program Sekolah Rakyat

Surabaya – Wali Kota Batu, Nurochman, ikut serta dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Provinsi Jawa Timur 2025 yang berlangsung di Hotel Shangri-La Surabaya pada Selasa, 29 April 2025. Acara tersebut dihadiri oleh banyak pejabat penting, termasuk Menteri Pekerjaan Umum, Menteri Kreatif, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Wakil Gubernur Jatim, dan lebih dari dua puluh bupati/wali kota se-Jawa Timur.

Gubernur Khofifah dalam sambutannya menekankan pentingnya kerja sama antar lembaga untuk mencapai Visi-Misi Jawa Timur yang dikenal dengan nama “Gerbang Baru Nusantara.” Ia juga membahas beberapa program kunci, seperti Koperasi Merah Putih dan penyelarasan antara Asta Cita, Quick Win, dan Nawa Bhakti Satya. Satu program yang mendapat perhatian besar adalah Sekolah Rakyat, yang menjadi salah satu inovasi daerah yang telah diterapkan di Unit Pelaksana Teknis (UPT) Perlindungan dan Pelayanan Sosial Petirahan Anak (PPSPA) di Kota Batu.

Dalam acara tersebut, Nurochman menyatakan komitmennya untuk mengintegrasikan kebijakan pembangunan Kota Batu dengan arahan dari provinsi dan pemerintah pusat. Ia menggarisbawahi perlunya mengatasi berbagai tantangan, termasuk kesenjangan pembangunan, pengangguran, serta peningkatan akses pendidikan dan infrastruktur di wilayahnya. "Kami siap memperkuat sinergi dengan Pemprov Jatim, terutama dalam program prioritas seperti Sekolah Rakyat dan pembangunan yang berkeadilan," jelasnya.

Musrenbang Jatim 2025 diharapkan dapat menjadi momentum penting untuk Kota Batu. Hal ini bertujuan mempercepat pembangunan yang berbasis kolaborasi antara eksekutif dan legislatif, serta menjawab tantangan regional, seperti ketimpangan antara wilayah utara dan selatan serta peningkatan kualitas hidup masyarakat secara keseluruhan.

Acara ini merupakan langkah positif untuk menghadirkan solusi konkret dalam perencanaan pembangunan wilayah, menjadikan Kota Batu sebagai bagian penting dari kemajuan Jawa Timur.

Dengan semangat kolaborasi, diharapkan program-program yang dibahas dapat memberi dampak yang nyata bagi masyarakat, dan menciptakan masa depan yang lebih baik untuk semua.