PONOROGO - Jika kamu ingin menyaksikan masa depan dunia atletik di Ponorogo, maka Ponorogo Athletics Competition (PAC) 2025 adalah acara yang tepat untuk dihadiri. Kejuaraan ini dibuka secara resmi oleh Kang Bupati Sugiri Sancoko pada Senin, 28 April 2025, di Stadion Batoro Katong, menyatukan ratusan bibit muda berbakat dari berbagai sekolah.
PAC 2025 berlangsung selama tiga hari, dari tanggal 28 hingga 30 April 2025, dengan diikuti oleh 854 siswa yang berasal dari berbagai tingkatan. Siswa-siswi tersebut berasal dari Sekolah Dasar (SD/MI), Sekolah Menengah Pertama (SMP/MTs), hingga Sekolah Menengah Atas (SMA) atau sederajat. Ajang ini memberikan kesempatan bagi mereka untuk menunjukkan bakat dan kemampuan dalam berbagai cabang olahraga atletik.
Para peserta akan bertanding di sejumlah nomor, seperti lari 1500 meter, 1000 meter, dan 800 meter. Selain itu, mereka juga akan berkompetisi dalam cabang lempar lembing, lempar cakram, tolak peluru, lompat tinggi, lompat jauh, serta kanga’s escape. Kanga’s escape adalah salah satu disiplin olahraga yang melibatkan ketangkasan, menjadi tantangan bagi para atlet muda.
Kang Bupati Sugiri Sancoko menekankan pentingnya semangat sportivitas dalam kompetisi. Ia berharap semua peserta dapat bertanding dengan penuh dedikasi. "Mari kita jaga sportivitas, bertanding dengan semangat, sehingga kalian semua bisa menjadi anak-anak hebat yang membanggakan Ponorogo," ungkapnya saat membuka acara.
Untuk memberikan motivasi lebih kepada para peserta, Kang Bupati menjanjikan bonus uang tunai bagi para pemenang. "Pokoknya yang juara saya beri bonus. Masing-masing juara 1 saya kasih 2 juta. Juara 2, 1,5 juta, juara 3, 1 juta," tuturnya, menambah semangat peserta untuk berusaha sebaik mungkin.
Ketua Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Ponorogo, Ringga Dwi Irawan, mengatakan bahwa PAC 2025 adalah langkah strategis dalam menyiapkan generasi atletik masa depan. Selain menjadi ajang pengembangan bakat, kompetisi ini juga berfungsi sebagai seleksi awal untuk kejuaraan yang lebih besar.
"Kami berupaya mewujudkan lahirnya atlet-atlet baru dari Ponorogo. Mereka akan kami siapkan untuk mengikuti kejuaraan Porprov dan event-event besar lainnya di masa depan," jelas Ringga, menegaskan komitmennya untuk membina atlet muda di Ponorogo.
