Breaking News
KPK Serahkan Aset Rampasan Negara Berupa Tanah kepada Pemerintah Aceh dan Pasuruan     Perkembangan Terbaru Konflik Israel dan Palestina     Mark Ruffalo Menyarankan Cara Presiden Biden Akhiri Kekerasan di Gaza     Kontroversi Pengajaran Sejarah Kolonisasi di Prancis     Anwar El Ghazi Dapat Ganti Rugi dari Mainz Usai Putusan Pengadilan    

Halal Bihalal Keluarga Besar Pendidik Madrasah Ibtidaiyah di Tulungagung

Wakil Bupati Tulungagung, Ahmad Baharudin, S.M, menghadiri acara Halal Bihalal Keluarga Besar Pendidik dan Tenaga Kependidikan Madrasah Ibtidaiyah (MI) se-Kabupaten Tulungagung pada Senin, 28 April 2025. Acara ini berlangsung di Masjid Agung Al Munawwar dan dihadiri oleh berbagai tokoh penting, termasuk Rois Syuriah PCNU Tulungagung, KH. Muhson Hamdahi M.Pd.I, dan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tulungagung, Dr. H. Masngut, M.Pd.I.

Halal Bihalal adalah tradisi masyarakat Indonesia yang dilaksanakan untuk memperkuat tali persaudaraan dan saling memaafkan setelah bulan Ramadan. Dalam kesempatan ini, Wabup Ahmad Baharudin memberikan apresiasi kepada para guru dan tenaga kependidikan MI yang berjuang keras menciptakan generasi masa depan. "Tanpa jerih payah Bapak/Ibu pendidik, mustahil tercipta generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga berakhlak mulia," ungkapnya di depan ratusan pendidik.

Beliau juga mengingatkan pentingnya Halal Bihalal sebagai sarana untuk meningkatkan kerja sama antara pemerintah, lembaga pendidikan, dan masyarakat. "Momen ini adalah pengingat bahwa kolaborasi antara pemerintah, lembaga pendidikan, dan masyarakat harus terus ditingkatkan untuk menciptakan ekosistem pendidikan yang berkualitas," tambahnya.

Wabup menekankan peran penting yang dimainkan oleh Madrasah Ibtidaiyah dalam membentuk karakter siswa sejak dini. "MI adalah garda terdepan yang menanamkan nilai keislaman, kebangsaan, dan keterampilan abad 21. Ini adalah modal besar untuk menyiapkan sumber daya manusia unggul di Tulungagung," tegasnya.

Acara ini tidak hanya menjadi ajang silaturahim tetapi juga refleksi bagi seluruh tenaga pendidik agar terus berkontribusi dalam pendidikan anak-anak di Tulungagung.