Perayaan Paskah di Gereja Santa Maria yang terletak di Jalan Gajah Mada, Ponorogo berlangsung secara khidmat dan damai pada malam Sabtu, 19 April 2025. Ratusan umat nasrani berkumpul untuk mengikuti prosesi misa yang dikenal sebagai "Vigili Paskah", simbol syukur atas kebangkitan Yesus Kristus yang dianggap sangat penting dalam iman Kristen.
Kang Bupati Sugiri bersama para perwakilan pemerintah daerah lainnya, yang dikenal dengan sebutan forkopimda, turut serta dalam acara tersebut. Kehadiran mereka menunjukkan dukungan dan komitmen terhadap toleransi antarumat beragama. Bupati Sugiri mengungkapkan pentingnya menjamin perlindungan dan keamanan selama prosesi ibadah Paskah berlangsung.
“Saya tidak sendiri, tapi komplit didampingi para forkopimda. Beberapa saat yang lalu saya juga sowan ke Romo untuk membahas persiapan Paskah. Tugas kami adalah mengamankan siapapun agar Ponorogo damai,” ujarnya. Ia juga mengucapkan selamat beribadah kepada seluruh umat yang hadir.
Bupati Sugiri menuturkan bahwa Paskah merupakan salah satu ibadah sakral bagi umat Kristiani, yang mencakup rangkaian acara seperti Kamis Putih, Jumat Agung, dan Sabtu Suci. “Semoga doa kita bersama diterima Tuhan Yang Maha Esa,” harapnya.
Sebagai bentuk rasa syukur di momen istimewa ini, Bupati Sugiri juga mendoakan agar umat nasrani diberikan keberkahan, keselamatan, dan kebahagiaan. Ia berharap setiap keluarga senantiasa dalam keadaan baik dan bahagia serta memperoleh rezeki yang cukup.
Romo Stefanus Cahyono menyampaikan ucapan terima kasih kepada Bupati Sugiri atas kehadirannya. Ia menilai dukungan tersebut sangat berarti bagi umat nasrani, khususnya dalam menciptakan suasana ibadah yang aman dan harmonis. “Ini menunjukkan bahwa Pak Bupati sungguh-sungguh memperhatikan dan menyayangi kami. Ini adalah komitmen Pak Bupati untuk menciptakan kota ini yang damai, rukun, dan harmonis,” jelasnya.
Perayaan Paskah ini tidak hanya menjadi momen spiritual, tetapi juga menjadi tanda bahwa masyarakat Ponorogo menjunjung tinggi nilai-nilai toleransi dan saling menghormati antarumat beragama.
