Breaking News
KPK Serahkan Aset Rampasan Negara Berupa Tanah kepada Pemerintah Aceh dan Pasuruan     Perkembangan Terbaru Konflik Israel dan Palestina     Mark Ruffalo Menyarankan Cara Presiden Biden Akhiri Kekerasan di Gaza     Kontroversi Pengajaran Sejarah Kolonisasi di Prancis     Anwar El Ghazi Dapat Ganti Rugi dari Mainz Usai Putusan Pengadilan    

Perayaan Hari Bumi 2025: Panggilan untuk Melindungi Lingkungan

Hari Bumi diperingati setiap tahun untuk meningkatkan kesadaran tentang pentingnya melindungi planet kita. Pada tahun ini, 2025, tema yang diangkat menyoroti siapa yang sebenarnya merusak bumi. Menurut beberapa aktivis lingkungan, bukan petani, nelayan, atau masyarakat adat yang bertanggung jawab atas kerusakan lingkungan, melainkan para pemilik modal dari industri ekstraktif.

Sektor industri ekstraktif termasuk kegiatan seperti penambangan dan eksploitasi sumber daya alam. Hal ini sering kali dilakukan dengan izin dari pemerintah yang lebih mengutamakan investasi, daripada melindungi lingkungan. Banyak pihak berargumen bahwa ini dilakukan dengan cara menciptakan investasi yang terlihat hijau, namun pada kenyataannya merugikan ekosistem.

Krisis sosial-ekologis telah terjadi di seluruh dunia, terutama di Indonesia. Praktik pembongkaran bumi telah menyebabkan kerusakan lingkungan yang serius di berbagai pulau. Warga Kendeng di Jawa Tengah menjadi contoh nyata dari perlawanan terhadap praktik-praktik ini. Mereka menunjukkan komitmen untuk melindungi tanah air mereka walaupun harus melawan kepentingan industri besar.

Warga lainnya yang terdampak oleh operasi perusahaan seperti Harita Group juga melakukan perlawanan. Mereka berupaya melindungi lingkungan tempat tinggalnya dari kerusakan yang disebabkan oleh berbagai kegiatan industri. "Jaga Kampung, Jaga Bumi, Jaga Tanah Air dan Lawan Ekstraktivisme" menjadi slogan penting yang menggambarkan perjuangan masyarakat untuk melestarikan lingkungan.

Kita semua memiliki peran dalam menjaga kebersihan dan kelestarian bumi. Mari kita terus berjuang untuk lingkungan yang lebih baik demi generasi mendatang.