Breaking News
KPK Serahkan Aset Rampasan Negara Berupa Tanah kepada Pemerintah Aceh dan Pasuruan     Perkembangan Terbaru Konflik Israel dan Palestina     Mark Ruffalo Menyarankan Cara Presiden Biden Akhiri Kekerasan di Gaza     Kontroversi Pengajaran Sejarah Kolonisasi di Prancis     Anwar El Ghazi Dapat Ganti Rugi dari Mainz Usai Putusan Pengadilan    

Proyek Pencegahan Banjir di Ponorogo Mencapai Progres Positif

Pemerintah Kabupaten Ponorogo tengah melaksanakan proyek pencegahan banjir yang menunjukkan hasil positif. Proyek ini berada di wilayah Kelurahan Ronowijayan dan Tonatan, di mana kegiatan normalisasi Kali Setelik dan Saluran Avour Ngembak telah selesai. Saat ini, fokus proyek beralih ke pembangunan drainase di Jalan Menur dan Jalan Letjen Suprapto serta perbaikan Dam Tambak Kemangi.

Untuk memastikan semua pekerjaan sesuai dengan target dan standar kualitas yang ditetapkan, Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko, melakukan tinjauan langsung di lokasi proyek pada Kamis (17/4/2025). Dalam kunjungan tersebut, ia mengungkapkan bahwa Dam Tambak Kemangi yang sebelumnya hanya memiliki satu pintu air, kini akan direkonstruksi menjadi empat pintu air. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan kelancaran aliran air di daerah tersebut.

Kang Bupati menjelaskan, “Solusi jangka pendeknya di Dam Tambak Kemangi kita bangun ulang. Mudah-mudahan airnya bisa lebih lancar. Selain itu, sedimentasi yang menumpuk juga kita keruk agar kapasitas daya tampung air meningkat.” Dengan kata lain, proyek ini tidak hanya memperbaiki jalan air tetapi juga mengurangi sumbatan yang bisa menyebabkan banjir.

Selanjutnya, pembangunan drainase di kawasan Ronowijayan juga terus dilanjutkan dengan cepat. Di pertigaan Jalan Menur bagian timur, drainase baru sedang dibangun mengarah ke barat dengan ukuran yang lebih besar. Proyek yang sama juga berlangsung di Jalan Letjen Suprapto yang mengarah ke selatan. Semua ini bertujuan untuk mengurangi beban arus air di wilayah tersebut.

Kang Bupati menekankan, “Kalau kemudian arteri terhubung dengan drainase besar, sesungguhnya banjir akan terurai dan tidak sampai merendam rumah-rumah warga.” Proyek ini sangat penting untuk memastikan keselamatan dan kenyamanan masyarakat, terutama saat musim hujan datang. Dengan langkah-langkah ini, diharapkan risiko banjir dapat diminimalkan, menjaga lingkungan dan tempat tinggal warga agar tetap aman.