Pasuruan, Kota Madinah - Rabu, 16 April, Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Pasuruan, Bunda Ani, menghadiri Gerakan Rabu Literasi yang diadakan di SDN Randusari. Acara ini juga dihadiri oleh Wakil Ketua TP PKK dan berbagai pihak lainnya, termasuk Kepala Dinas Pendidikan dan Lurah Randusari.
Gerakan Rabu Literasi bertujuan untuk menanamkan sikap kritis dan empati siswa terhadap lingkungan serta peradaban. Kegiatan literasi dianggap penting, karena dapat membantu siswa mencintai ilmu dan membentuk kebijaksanaan. "Kunci kesuksesan tiada lain adalah membaca," kata Bunda Ani dalam sambutannya. Gerakan Literasi Sekolah diharapkan dapat mewujudkan budi pekerti yang luhur dan meningkatkan budaya literasi di kalangan siswa.
Selama acara berlangsung, siswa dan siswi kelas 1 sampai 6 di SDN Randusari menunjukkan antusiasme yang besar. Mereka aktif berpartisipasi dalam berbagai kegiatan yang disajikan. Meskipun demikian, Bunda Ani juga menekankan pentingnya mengurangi waktu bermain gadget. "Boleh main HP, tapi dikasih waktu. Main game hanya pada hari libur saja," sarannya kepada anak-anak.
Selain itu, Bunda Ani mengajak siswa untuk rajin membaca buku. "Dengan membaca, kita akan menguasai ilmu dan dunia. Siapa yang sering membaca buku, akan tambah pintar. Setiap hari harus membaca," pungkasnya. Pesan ini diharapkan dapat memicu minat baca siswa dan meningkatkan prestasi akademis mereka.
Kegiatan ini mendapatkan respon positif dari semua yang hadir, menandakan bahwa semangat literasi semakin berkembang di kalangan siswa SDN Randusari.
