Masyarakat Kota Probolinggo diingatkan untuk waspada terhadap penipuan yang menggunakan nomor WhatsApp palsu. Saat ini, beredar informasi bahwa seseorang yang mengaku sebagai Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Perkim Kota Probolinggo, Setiorini Sayekti, meminta sejumlah uang melalui pesan pribadi.
Modus yang digunakan dalam penipuan ini adalah dengan mengirim pesan yang menyatakan bahwa Setiorini Sayekti meminta bantuan uang. Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Probolinggo menjelaskan bahwa pejabat tersebut tidak pernah melakukan permintaan uang atau bantuan pribadi melalui WhatsApp atau saluran komunikasi lainnya.
“Kami menegaskan bahwa Setiorini Sayekti tidak pernah meminta uang kepada siapapun melalui WhatsApp. Kami meminta masyarakat untuk lebih berhati-hati dan tidak langsung percaya jika menerima pesan dari nomor tidak dikenal yang mengaku sebagai pejabat pemerintah,” ungkap perwakilan Dinas Komunikasi dan Informatika.
Penting bagi masyarakat untuk tidak mentransfer uang dalam bentuk apapun tanpa konfirmasi yang jelas. Jika menerima pesan yang mencurigakan, segera laporkan kepada pihak berwenang untuk mencegah terjadinya penipuan lebih lanjut.
Keberadaan hoaks seperti ini sangat merugikan, tidak hanya bagi individu yang ditargetkan, tetapi juga untuk reputasi lembaga pemerintahan. Oleh karena itu, selalu pastikan sumber informasi yang diterima adalah resmi dan dapat dipercaya.
