Breaking News
KPK Serahkan Aset Rampasan Negara Berupa Tanah kepada Pemerintah Aceh dan Pasuruan     Perkembangan Terbaru Konflik Israel dan Palestina     Mark Ruffalo Menyarankan Cara Presiden Biden Akhiri Kekerasan di Gaza     Kontroversi Pengajaran Sejarah Kolonisasi di Prancis     Anwar El Ghazi Dapat Ganti Rugi dari Mainz Usai Putusan Pengadilan    

Pernyataan Kontroversial Menteri Keuangan Israel Tentang Palestina

Anggota biro politik Hamas, Izzat al-Rishq, mengutuk pernyataan kontroversial Menteri Keuangan Israel Bezalel Smotrich. Dalam konferensi yang diadakan oleh harian Israel Hayom, Smotrich menyebut bahwa membiarkan dua juta warga Palestina di Jalur Gaza kelaparan mungkin bisa dianggap "dibenarkan dan moral".

Smotrich, yang berbicara pada hari Senin, mengatakan, "Tidak ada yang akan membiarkan kami membuat dua juta warga sipil mati kelaparan, meskipun itu mungkin dibenarkan dan moral, sampai para sandera kami kembali." Pernyataan ini menunjukkan ketidakpastian yang ada dalam situasi konflik yang sedang berlangsung.

Izzat al-Rishq menanggapi pernyataan Smotrich dengan menyebutnya sebagai "skandal". Ia menuduh bahwa pernyataan tersebut mencerminkan niat Israel untuk melakukan pembantaian di Gaza. "Biasanya, para penjahat berusaha menyembunyikan kejahatan mereka, tetapi kami berurusan dengan musuh yang berani menyatakan tindakan keji mereka secara terbuka," ucapnya dalam sebuah pernyataan yang dirilis oleh Hamas.

Pernyataan Smotrich dan tanggapan al-Rishq menggambarkan ketegangan yang berlangsung antara Israel dan Palestina, serta mempertanyakan moralitas dan legitimasi kebijakan yang diambil oleh pemerintah Israel. konflik ini terus menyita perhatian dunia internasional, terutama terkait hak asasi manusia dan kehidupan warga sipil.