Mantang Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P), Megawati Soekarnoputri, menghadiri pameran seni rupa karya seniman Dolorosa Sinaga yang diadakan di Galeri Nasional. Dalam acara ini, Megawati didampingi oleh Sekretaris Jenderal PDI-P, Hasto Kristiyanto. Kunjungan ini bertujuan untuk memberikan penghormatan kepada para seniman dan budayawan yang berkontribusi melalui karya-karya kreatif mereka.
Hasto Kristiyanto menjelaskan, "Kehadiran Bu Mega untuk memberikan penghormatan kepada para seniman, budayawan serta pematung yang menyampaikan karya seninya lewat gagasan, kreativitas, serta semangat juang." Pernyataan ini menunjukkan betapa pentingnya peran seni dalam kehidupan masyarakat dan bagaimana seni bisa menjadi medium untuk menyampaikan ide-ide serta perasaan.
Setibanya di Galeri Nasional, Megawati langsung mengunjungi Monumen Penghilangan Paksa 1965-1966 yang terletak di halaman depan. Di sana, Dolorosa Sinaga menjelaskan makna di balik karyanya kepada Megawati, memberikan kesempatan untuk memahami lebih dalam tentang konteks sejarah yang diangkat melalui seni.
Selanjutnya, Megawati dan rombongan melanjutkan perjalanan menuju Monumen Pembantaian Massal Indonesia yang terjadi pada tahun 1965-1966. Dalam momen yang penuh makna tersebut, Megawati meletakkan bunga mawar merah di depan monumen, sebagai simbol penghormatan kepada para korban peristiwa kelam dalam sejarah Indonesia.
Setelah itu, Megawati bersama rombongan memasuki Galeri Nasional untuk melihat lebih banyak karya seniman Dolorosa Sinaga. Ia menyaksikan dengan saksama setiap detail dari karya-karya yang dipamerkan, dan mendapatkan penjelasan lebih lanjut mengenai tema dan teknik yang digunakan oleh Dolorosa.
Kegiatan ini menunjukkan dukungan Megawati terhadap seni dan budaya, serta komitmen PDI-P untuk terus menjaga dan menghargai sejarah serta karya seni di Indonesia.
