Breaking News
KPK Serahkan Aset Rampasan Negara Berupa Tanah kepada Pemerintah Aceh dan Pasuruan     Perkembangan Terbaru Konflik Israel dan Palestina     Mark Ruffalo Menyarankan Cara Presiden Biden Akhiri Kekerasan di Gaza     Kontroversi Pengajaran Sejarah Kolonisasi di Prancis     Anwar El Ghazi Dapat Ganti Rugi dari Mainz Usai Putusan Pengadilan    

Pasuruan Alokasikan Rp 40 Miliar untuk Perbaikan Sekolah

Tahun ini, Pemerintah Kabupaten Pasuruan berkomitmen untuk meningkatkan fasilitas pendidikan dengan menggelontorkan anggaran sebesar Rp 40 miliar. Dana ini akan digunakan untuk perbaikan ratusan sekolah yang mengalami kerusakan parah. Pengumuman ini disampaikan oleh Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo, pada Rabu, 9 April 2025, setelah memberikan pembinaan kepegawaian di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pasuruan.

Menurut Bupati Rusdi, terdapat sekitar 1200 ruang kelas dan fasilitas penting lain di sekolah yang mengalami berbagai tingkat kerusakan. Kerusakan tersebut mencakup dari ringan hingga berat, termasuk ruang Kesehatan Sekolah (UKS) dan perpustakaan. Meskipun jumlah sekolah yang memerlukan perbaikan cukup tinggi, keterbatasan anggaran membuat fokus tahun ini lebih ditujukan untuk sekolah-sekolah yang rusak parah atau sangat parah.

“Fokus kita memang sarana dan prasarana pendidikan. Kami akan mencairkan anggaran Rp 40 miliar untuk perbaikan sekolah-sekolah yang rusak, terutama yang parah dan sangat parah,” ungkap Bupati Rusdi. Dengan anggaran tersebut, diharapkan hampir 300 sekolah dapat diperbaiki. Menurutnya, sebagian besar sekolah yang akan diperbaiki adalah sekolah dasar (SD), termasuk sekolah-sekolah yang berstatus Inpres, yang sudah berdiri lebih dari 50 tahun.

Perbaikan diharapkan segera dilakukan, agar siswa dan tenaga pengajar dapat belajar dengan tenang dan nyaman. “By name by address-nya sudah siap. Kami berharap ini semua bisa dilaksanakan secepatnya. Dengan perbaikan ini, siswa tidak akan merasa was-was saat belajar,” jelasnya.

Bupati Rusdi juga menekankan bahwa pendidikan merupakan kebutuhan dasar. Ia ingin memastikan setiap warga Kabupaten Pasuruan mendapatkan akses pendidikan yang layak, sebagai bentuk upaya mewujudkan keadilan sosial di masyarakat.