Breaking News
KPK Serahkan Aset Rampasan Negara Berupa Tanah kepada Pemerintah Aceh dan Pasuruan     Perkembangan Terbaru Konflik Israel dan Palestina     Mark Ruffalo Menyarankan Cara Presiden Biden Akhiri Kekerasan di Gaza     Kontroversi Pengajaran Sejarah Kolonisasi di Prancis     Anwar El Ghazi Dapat Ganti Rugi dari Mainz Usai Putusan Pengadilan    

Kesenian Reog Ponorogo Diperkenalkan Kembali oleh Perantau di Jabodetabek

Warga Ponorogo yang bekerja di Jabodetabek, yang tergabung dalam organisasi bernama Sedulur Wengker Ponorogo (SWP), tidak hanya mencurahkan waktu untuk bekerja. Mereka juga aktif berkarya dengan memperkenalkan dan melestarikan kesenian Reog Ponorogo di tempat rantau mereka.

Momen mudik Lebaran menjadi waktu yang tepat bagi mereka untuk kembali ke kampung halaman dan bertemu dengan keluarga. Namun, tahun ini, mereka juga memanfaatkan kesempatan ini untuk menampilkan pertunjukan Reog di tanah asal mereka.

Pertunjukan Reog yang diadakan pada Sabtu, 5 April 2025, berlangsung bersamaan dengan acara Halal Bihalal yang digelar di Desa Sidorejo, Kecamatan Sukorejo. Acara ini menjadi kesempatan bagi para perantau untuk menampilkan kesenian yang sudah menjadi simbol budaya dan identitas masyarakat Ponorogo.

Kang Bupati Sugiri Sancoko yang hadir dalam acara tersebut mengungkapkan rasa kagumnya terhadap antusiasme dan upaya warga perantau dalam melestarikan Reog Ponorogo. "Kebahagiaan bagi kami panjenengan semangat dalam menyebarluaskan reog. Semoga di perantauan semakin sukses, guyub, dan rukun dengan sedulur Ponorogo semua," ucap Kang Bupati dengan bangga.

Reog Ponorogo tidak hanya sekadar seni pertunjukan. Ia juga melambangkan rasa kebersamaan dan identitas masyarakat Ponorogo di manapun mereka berada. Dengan adanya pertunjukan ini, diharapkan lebih banyak orang mengenal dan mencintai budaya Reog. Hal ini tentu sangat penting untuk keberlanjutan warisan budaya yang sangat berharga ini.