Breaking News
KPK Serahkan Aset Rampasan Negara Berupa Tanah kepada Pemerintah Aceh dan Pasuruan     Perkembangan Terbaru Konflik Israel dan Palestina     Mark Ruffalo Menyarankan Cara Presiden Biden Akhiri Kekerasan di Gaza     Kontroversi Pengajaran Sejarah Kolonisasi di Prancis     Anwar El Ghazi Dapat Ganti Rugi dari Mainz Usai Putusan Pengadilan    

Wali Kota Batu Serahkan Bantuan untuk Meningkatkan Produktivitas Pertanian

Batu, Prokopim - Pada Senin, 7 Maret 2025, Wali Kota Batu, Nurochman, bersama Wakil Wali Kota, Heli Suyanto, menghadiri kegiatan panen raya padi secara virtual yang dipimpin oleh Presiden RI, Prabowo Subianto. Acara tersebut diadakan di Lumbung Padi Desa Pendem, Kecamatan Junrejo, Kota Batu, dan diikuti oleh berbagai pejabat, termasuk Forkopimda, Kepala Bank Jatim, dan sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Saat acara, Wali Kota dan Wakil Wali Kota meninjau produk yang dihasilkan oleh Kelompok Wanita Tani (KWT) dan berbagai sayuran serta buah organik dari Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan), yang merupakan binaan dari Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Batu. Mereka memberikan apresiasi tinggi terhadap produk tersebut, yang diharapkan dapat menjadi bagian dari sektor hotel, restoran, dan kafe (Horeka) di Kota Wisata Batu.

Wali Kota Nurochman menjelaskan bahwa mereka berkomitmen untuk mendukung produk-produk dari Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) serta pertanian organik lokal. Sebagai contoh, pada kesempatan itu, mereka menyerahkan bantuan berupa 11 unit sprayer, 1 alat uji tanah, 51 unit pompa air apung, 250 sachet bawang merah, dan 5.300 kilogram bibit bawang merah umbi kepada Gapoktan di Desa Pendem.

Bantuan ini merupakan bagian dari program Pemerintah Kota Batu untuk meningkatkan produktivitas petani dan mendukung kemandirian pangan berbasis desa. Wali Kota Nurochman menegaskan bahwa bantuan ini adalah langkah nyata dalam mewujudkan visi “Mbatu SAE”. Ini adalah inisiatif untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan menjaga keberlangsungan pertanian yang berkelanjutan.

Selain itu, Wali Kota juga sedang menyusun peraturan yang mewajibkan seluruh pelaku usaha di sektor Horeka untuk menggunakan produk-produk UMKM serta hasil pertanian organik dari daerah tersebut. Kebijakan ini diharapkan dapat memastikan bahwa hasil pertanian dan produk UMKM Kota Batu dimanfaatkan dengan optimal.

Inisiatif ini mencerminkan usaha Pemerintah Kota Batu untuk mendukung petani dan UMKM, serta meningkatkan ketahanan pangan di daerah tersebut. Dengan langkah-langkah seperti ini, diharapkan kesejahteraan masyarakat dapat meningkat dan pertanian lokal semakin maju.