Batu, Prokopim – Wali Kota Batu, Nurochman, telah mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Daerah yang diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia secara virtual pada Senin, 24 Maret 2025. Dalam kegiatan ini, Wali Kota didampingi oleh Sekretaris Daerah dan para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Batu.
Rakor ini dihadiri oleh berbagai pejabat penting, termasuk Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, serta Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) RI. Mereka memberikan paparan dan arahan terkait strategi pengendalian inflasi menjelang hari raya Idul Fitri 1446 Hijriyah. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan bahwa harga komoditas penting tetap stabil dan tersedia bagi masyarakat.
Setelah rakor selesai, Wali Kota Nurochman memberikan arahan kepada jajaran Forkopimda dan seluruh Kepala OPD yang hadir. Ia mengumumkan bahwa Pemerintah Kota Batu akan melakukan inspeksi mendadak (sidak) di pasar terpadu untuk memantau harga bahan pokok penting, yang dikenal sebagai Bapokting. Langkah ini bertujuan untuk memastikan ketersediaan stok hingga hari raya.
Untuk menjaga daya beli masyarakat, Pemerintah Kota Batu juga meluncurkan program pasar murah. Selain itu, mereka berencana mempercepat pencairan bantuan sosial bagi warga yang membutuhkan. Bantuan transportasi akan diberikan kepada 978 pelaku usaha transportasi lokal, dan khusus untuk menyambut hari raya, Pemerintah Kota menyediakan mudik gratis untuk 200 orang.
"Kami akan terus bekerja keras untuk menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat sebagai kunci pemulihan ekonomi Kota Batu," tegas Wali Kota Nurochman. Realisasi pendapatan daerah hingga saat ini telah mencapai Rp 117 miliar, yang merupakan 16,25% dari target yang ditetapkan. Ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam menjaga ekonomi masyarakat agar tetap stabil terutama menjelang hari besar keagamaan.
Dengan langkah-langkah ini, diharapkan masyarakat Kota Batu dapat menghadapi Idul Fitri dengan lebih nyaman dan memiliki akses yang baik terhadap kebutuhan pokok mereka.
