Breaking News
KPK Serahkan Aset Rampasan Negara Berupa Tanah kepada Pemerintah Aceh dan Pasuruan     Perkembangan Terbaru Konflik Israel dan Palestina     Mark Ruffalo Menyarankan Cara Presiden Biden Akhiri Kekerasan di Gaza     Kontroversi Pengajaran Sejarah Kolonisasi di Prancis     Anwar El Ghazi Dapat Ganti Rugi dari Mainz Usai Putusan Pengadilan    

Aksi Menanam Pohon dan Biopori Dalam Peringatan Hari Pers Nasional 2025

Ponorogo, 23 Mei 2025 – Dalam rangka memperingati Hari Pers Nasional (HPN) 2025, Dewan Pimpinan Cabang Asosiasi Wartawan Demokrasi Indonesia (DPC AWDI) Ponorogo melakukan aksi menanam pohon dan membuat biopori. Kegiatan ini sejalan dengan usaha Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko, dalam menjaga lingkungan.

Kegiatan ini dilaksanakan di Desa Plalangan, Kecamatan Jenangan, bekerja sama dengan Yayasan Menabung Air Maesa Group. Sebanyak 100 biopori dipasang di lokasi tersebut. Biopori adalah lubang yang dibuat di tanah untuk menyerap air hujan dan mengurangi risiko banjir. Selain itu, sebanyak 300 bibit pohon produktif juga ditanam, berkolaborasi dengan komunitas Gempa Adventure.

Bupati Sugiri Sancoko hadir langsung dalam acara tersebut, yang dilaksanakan di Taman Desa "Sri Semono Gumelar". Ia memberikan santunan kepada anak yatim dan membagikan sembako kepada masyarakat dhuafa. Kegiatan ini adalah salah satu bagian dari rangkaian acara HPN 2025 yang bersifat sosial.

"Inisiatif para insan pers ini sangat diapresiasi dalam mendukung konservasi lingkungan," kata Kang Bupati Sugiri Sancoko saat memberikan sambutan. Ia menekankan bahwa penanaman pohon dan biopori harus dilakukan bersamaan sebagai solusi untuk mengatasi masalah lingkungan yang semakin serius.

Bupati menambahkan, "Banjir itu sebagian besar terjadi karena limpasan air tidak terserap ke bumi. Hutan kita banyak yang gundul, alih fungsi lahan untuk bangunan dan lain-lain banyak terjadi. Maka menanam pohon harus kita lakukan dari sekarang. Sambil menunggu pohon besar, biopori solusi jangka pendeknya."

Kang Bupati berharap gerakan ini bisa meluas, diikuti oleh pemerintah dan masyarakat secara luas. "Menyelamatkan lingkungan artinya kita menyelamatkan kehidupan," tegasnya.

Aksi ini menunjukkan pentingnya keterlibatan semua pihak dalam menjaga kelestarian lingkungan, demi masa depan yang lebih baik.