Candace Mitchell, seorang wanita berusia 36 tahun, memiliki kenangan berharga dari masa kecilnya ketika ia berusia 10 tahun. Waktu itu, dia merasa sangat bosan melihat sebuah kotak besar yang berdiri di ruang tamu keluarganya. Kotak itu adalah sebuah komputer baru yang cemerlang. Alih-alih menunggu orang tuanya untuk mengaturnya, Candace memutuskan untuk mencoba menghubungkan dan menginstal perangkat lunak sendiri.
Tindakan beraninya ini tidak hanya memberi tahu orang tuanya tentang potensinya, tetapi juga menyalakan sebuah api semangat dalam dirinya untuk menjelajahi dunia komputer. Candace saat itu berpikir, “Saya ingin menciptakan perangkat lunak yang dapat berjalan di jutaan komputer suatu hari nanti.” Kini, impian masa kecilnya semakin mendekati kenyataan.
Pada bulan Juni, Candace mencapai tonggak signifikan dalam karirnya ketika startup perangkat lunaknya, Myavana, berhasil mengumpulkan dana sebesar $5,9 juta dari para investor. Myavana adalah perusahaan yang fokus pada teknologi dalam industri kecantikan, memanfaatkan perangkat lunak untuk membantu konsumen lebih memahami produk yang mereka gunakan.
Melalui perjalanan yang penuh tantangan dan keberanian, Candace Mitchell kini bukan hanya seorang pelopor di dunia teknologi, tetapi juga seorang inspirasi bagi banyak anak muda yang bermimpi untuk berkarya di bidang sains dan teknologi.
