Pasuruan, 22 Maret 2025 - Anggun Wulansari, gadis kecil berusia 8 tahun dari RT 03 RW 02 Dusun Krajan, Desa Sentul, Kecamatan Purwodadi, merasa sangat bahagia. Ia baru saja menerima sepatu baru dari Ny Merita Ariestya Yudi, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Pasuruan. Sepatu yang berwarna putih dengan sentuhan pink ini menjadi penyemangat tersendiri bagi Anggun yang lahir dengan kondisi medis bernama Congenital Talipes Equinovarus (CTEV), atau yang biasa disebut kaki pengkor.
Congenital Talipes Equinovarus adalah kelainan di mana kaki bayi terletak dalam posisi yang salah. Hal ini dapat memengaruhi cara anak berjalan dan beraktivitas sehari-hari. Anggun, bersama dengan 15 anak penderita CTEV lainnya, diundang untuk hadir dalam Seminar Pelatihan Deteksi Dini CTEV dan TBC yang berlangsung di Auditorium Mpu Sendok, Komplek Kantor Bupati Pasuruan.
Dalam suasana yang penuh keharuan, Anggun mengungkapkan, “Senang sekali karena dapat sepatu baru. Apalagi warnanya putih ada pink-nya.” Ungkapan kebahagiaan ini menunjukkan betapa hal-hal kecil dapat memberi kebahagiaan besar dalam hidup anak-anak yang sedang berjuang.
Ny Merita, yang juga merupakan istri Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo, terlihat sangat terharu ketika melihat senyuman di wajah Anggun dan anak-anak lainnya. Ia berkata, “Karena mungkin saya juga seorang ibu. Pasti sedih melihat anaknya yang lagi sakit. Takut mereka kalau tidak percaya diri karena bentuk kakinya. Ini yang membuat saya sedih tapi harus tegar untuk bisa menyemangati mereka.”
Dalam sambutannya, Ny Mela Rusdi mengucapkan terima kasih kepada PT Sorini Towa Berlian Corporindo, yang telah membantu pemerintah daerah dalam bidang kesehatan. “Saya menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada PT Sorini Towa Berlian Corporindo yang telah menunjukkan kepedulian luar biasa melalui program CSR-nya. Upaya ini membuktikan bahwa perusahaan tidak hanya berorientasi pada keuntungan semata, tetapi juga turut berperan dalam mendukung kesehatan dan kesejahteraan masyarakat, khususnya anak-anak di Kabupaten Pasuruan,” tutur Ny Mela.
Ny Mela juga mengungkapkan rasa bangganya kepada 10 anak yang telah dinyatakan sembuh dari CTEV melalui program CSR yang telah berjalan sejak tahun 2022. “Kesembuhan mereka menjadi bukti bahwa dengan penanganan yang tepat dan dukungan semua pihak, penderita CTEV dapat tumbuh sehat, aktif, dan percaya diri,” tambahnya.
Acara ini bukan hanya memberikan sepatu baru, tetapi juga harapan dan semangat bagi Anggun dan teman-temannya untuk terus berjuang melawan CTEV dan meraih masa depan yang cerah.
