Breaking News
KPK Serahkan Aset Rampasan Negara Berupa Tanah kepada Pemerintah Aceh dan Pasuruan     Perkembangan Terbaru Konflik Israel dan Palestina     Mark Ruffalo Menyarankan Cara Presiden Biden Akhiri Kekerasan di Gaza     Kontroversi Pengajaran Sejarah Kolonisasi di Prancis     Anwar El Ghazi Dapat Ganti Rugi dari Mainz Usai Putusan Pengadilan    

Safari Ramadan Bupati Pasuruan di PCNU Bangil

Safari Ramadan yang dilakukan oleh Bupati dan Wakil Bupati Pasuruan bersama Forkopimda (Forum Koordinasi Pimpinan Daerah) serta para alim ulama masih terus berlanjut. Kali ini, acara tersebut dilaksanakan di Graha PCNU Bangil pada Jumat sore, 21 Maret 2025.

Hadir dalam acara tersebut Wakil Bupati Pasuruan, HM. Shobih Asrori, yang akrab dipanggil Gus Shobih. Ia didampingi oleh Ketua DPRD, Samsul Hidayat; Sekretaris Daerah, Yudha Triwidya Sasongko; serta Ketua PCNU Bangil, Ustadz H.M. Sobri Sutroyono. Kehadiran para pemimpin ini menunjukkan pentingnya silaturahmi antara pemerintah dan tokoh agama.

Dalam sambutannya, Gus Shobih menyampaikan bahwa Safari Ramadan kali ini adalah yang terakhir untuk tahun ini. Acara penutupan akan dilaksanakan di Graha PCNU Kabupaten Pasuruan pada hari Sabtu, 22 Maret 2025.

Selama acara Safari Ramadan, diisi dengan doa bersama dan tausiah dari para alim ulama. Kegiatan ini memiliki tujuan untuk memohon doa bagi keamanan dan keselamatan masyarakat Kabupaten Pasuruan. Gus Shobih mengatakan, "Mumpung banyak ulama, jadi di sini kami mewakili Bapak Bupati Pasuruan memohon doa dari para ulama. Mudah-mudahan Kabupaten Pasuruan senantiasa diberkahi, selalu aman, nyaman ditinggali dan jauh dari mara bahaya."

Safari Ramadan ini penting untuk menjaga kebersamaan antara pemerintah daerah, Forkopimda, dan para alim ulama. Gus Shobih menambahkan, "Ini adalah salah satu upaya kami untuk mempererat silaturahmi serta meminta doa dari para kiai agar kami dapat menjalankan amanah ini dengan baik."

Abah Sobri, Ketua PCNU Bangil, juga memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Pasuruan. Ia menyatakan, "Matur nuwon telah menjaga hubungan dan sinergitas yang baik dan tetap terjalin seterusnya." Pernyataan ini menunjukkan harapan agar kerjasama antara pemerintah dan ulama tetap terjaga untuk kepentingan masyarakat.