Breaking News
KPK Serahkan Aset Rampasan Negara Berupa Tanah kepada Pemerintah Aceh dan Pasuruan     Perkembangan Terbaru Konflik Israel dan Palestina     Mark Ruffalo Menyarankan Cara Presiden Biden Akhiri Kekerasan di Gaza     Kontroversi Pengajaran Sejarah Kolonisasi di Prancis     Anwar El Ghazi Dapat Ganti Rugi dari Mainz Usai Putusan Pengadilan    

Upacara Penutupan TMMD Ke-123 di Kecamatan Sendang

Pada hari Kamis, 20 Maret 2025, Pemerintah Kabupaten Tulungagung mengadakan upacara penutupan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-123. Upacara ini dilaksanakan di lapangan Desa Sendang, Kecamatan Sendang, Tulungagung. Acara berlangsung meriah, menandai berakhirnya program penting yang telah berlangsung selama sebulan penuh.

Program TMMD ke-123 mengusung tema “Dengan Semangat TMMD Mewujudkan Pemerataan Pembangunan Berkelanjutan dan Ketahanan Nasional di Wilayah” dan dimulai pada 19 Februari hingga 20 Maret 2025. TMMD adalah suatu program yang dikhususkan untuk mendukung pembangunan desa dengan melibatkan TNI dan pemerintah daerah.

Upacara penutupan ini dipimpin oleh Kasdam V Brawijaya, Brigjen TNI Terry Tresna Purnama. Ia dihadiri oleh Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo, SE, ME, serta Ketua DPRD dan Kapolres Tulungagung yang diwakili oleh perwakilan. Para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan sejumlah Komandan Koramil juga hadir dalam acara ini, bersama personel Satgas TMMD ke-123.

Dalam sambutannya, Brigjen TNI Terry Tresna Purnama mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi, baik secara moril maupun materiil. “Pelaksanaan TMMD berjalan dengan aman dan sukses berkat dukungan semua pihak,” ujarnya. Ia menekankan bahwa program ini merupakan bukti nyata sinergi antara TNI dan pemerintah untuk mengatasi berbagai permasalahan di daerah, dengan tujuan utama meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Bukan hanya di Tulungagung, program TMMD ke-123 juga dijalankan serentak di beberapa wilayah lain, seperti Kodim 0811/Tuban, Kodim 0821/Lumajang, serta Kodim 0822 Bondowoso dan Kodim 0829/Bangkalan.

Sasaran program ini sangat beragam, meliputi pembangunan sumur bor dangkal, pembangunan jalan rabat beton, perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), serta peningkatan ketahanan pangan. Selain itu, ada juga upaya untuk menanam pohon dan menurunkan angka stunting, yaitu kondisi kekurangan gizi yang dapat mempengaruhi pertumbuhan anak.

Dengan berakhirnya program TMMD ke-123, diharapkan masyarakat dapat merasakan manfaat langsung dari hasil pembangunan yang telah dilakukan. Program ini menjadi langkah penting dalam menciptakan lingkungan yang lebih baik untuk seluruh warga.