Walt Disney, perusahaan hiburan terkemuka, baru saja mengumumkan bahwa mereka meraih keuntungan yang tidak terduga dalam bisnis streaming mereka pada kuartal terakhir. Namun, saham mereka mengalami penurunan dalam perdagangan pra-pasar Rabu kemarin. Hal ini disebabkan perusahaan mengindikasikan bahwa pengeluaran konsumen yang terbatas telah berdampak pada bisnis taman hiburan mereka.
Segmentasi pengalaman Disney, yang mencakup taman hiburan dan kapal pesiar, mengalami peningkatan pendapatan sebesar 2%, mencapai angka $8.39 miliar. Meskipun demikian, angka ini masih di bawah ekspektasi pasar yang ditetapkan oleh FactSet, yang memprediksi pendapatan sebesar $8.59 miliar. Dalam rilis resmi, perusahaan menyebutkan terjadinya “penurunan permintaan konsumen menjelang akhir kuartal ketiga yang melampaui harapan kami sebelumnya.”
Kira-kira 60% dari bisnis pengalaman Disney terdiri dari taman hiburan dan kapal pesiar domestik, sementara sisanya berasal dari taman internasional dan produk konsumen. Ini menunjukkan betapa pentingnya sektor taman hiburan bagi keseluruhan pendapatan perusahaan.
Dengan tantangan yang dihadapi oleh bisnis taman hiburan, Disney terus berupaya menyesuaikan strategi mereka untuk tetap menarik bagi pengunjung, terutama di tengah tekanan ekonomi saat ini.
