Breaking News
KPK Serahkan Aset Rampasan Negara Berupa Tanah kepada Pemerintah Aceh dan Pasuruan     Perkembangan Terbaru Konflik Israel dan Palestina     Mark Ruffalo Menyarankan Cara Presiden Biden Akhiri Kekerasan di Gaza     Kontroversi Pengajaran Sejarah Kolonisasi di Prancis     Anwar El Ghazi Dapat Ganti Rugi dari Mainz Usai Putusan Pengadilan    

Musrenbang RKPD Kota Batu 2026: Langkah Strategis Pembangunan Berbasis Kebutuhan Masyarakat

BATU, PROKOPIM — Pemerintah Kota Batu melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappelitbangda) mengadakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) untuk Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2026. Acara ini diadakan di Hotel Royal Orchid pada Selasa, 18 Maret 2025, dan dihadiri oleh Wali Kota Batu, Nurochman, serta Wakil Wali Kota, Heli Suyanto.

Musrenbang merupakan sebuah forum di mana masyarakat dan pemerintah berdiskusi mengenai rencana pembangunan daerah. Tujuannya adalah untuk mengumpulkan masukan dari berbagai pihak, sehingga rencana tersebut dapat lebih memenuhi kebutuhan masyarakat. Pada tahun ini, Musrenbang RKPD berfokus pada penyusunan arah prioritas pembangunan yang inklusif.

Dalam kegiatan ini, Plt. Kepala Bappelitbangda Kota Batu menjelaskan bahwa prioritas pembangunan untuk tahun 2026 meliputi peningkatan sumber daya manusia yang berkarakter dan berdaya saing. Selain itu, fokus juga diberikan pada pengembangan sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), pertanian, perdagangan, pariwisata, serta infrastruktur yang mendukung pertumbuhan ekonomi dan budaya di Kota Batu.

Wali Kota Batu, Nurochman, dalam sambutannya menekankan pentingnya semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk mengikuti visi dan misi yang telah ditetapkan. Ia menekankan bahwa visi dan misi tersebut adalah refleksi dari kebutuhan masyarakat, yang harus ditangkap dan direspon dengan baik.

Lanjut Nurochman, kebijakan strategis dalam sektor pertanian dan ekonomi juga menjadi perhatian utama. Ia menekankan pentingnya dukungan dari Dinas Pertanian, agar Kota Batu bisa mengekspor produk pertaniannya secara maksimal. Kerjasama dengan perusahaan dan pebisnis yang kompeten juga dibutuhkan untuk mencapai hal ini.

Salah satu program unggulan yang diusulkan adalah "Program Seribu Sarjana." Program ini sepenuhnya dibiayai oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dengan tujuan untuk membangun jati diri generasi muda Kota Batu. Program ini bertujuan menciptakan lulusan yang unggul, memiliki keterampilan, dan dapat bersaing di dunia kerja.

Dengan Musrenbang ini, diharapkan seluruh pihak dapat saling berkontribusi dalam proses pembangunan Kota Batu yang lebih baik.