Breaking News
KPK Serahkan Aset Rampasan Negara Berupa Tanah kepada Pemerintah Aceh dan Pasuruan     Perkembangan Terbaru Konflik Israel dan Palestina     Mark Ruffalo Menyarankan Cara Presiden Biden Akhiri Kekerasan di Gaza     Kontroversi Pengajaran Sejarah Kolonisasi di Prancis     Anwar El Ghazi Dapat Ganti Rugi dari Mainz Usai Putusan Pengadilan    

Pemerintah Berupaya Atasi Pengangguran di Kalangan Anak Muda

Wakil Presiden Ma’ruf Amin memberikan pernyataan mengenai meningkatnya angka pengangguran di kalangan anak muda di Indonesia. Pengangguran ini semakin menjadi perhatian terutama di usia produktif, yaitu mereka yang berusia 15 hingga 24 tahun.

Dalam sebuah konferensi pers yang diadakan di Yogyakarta pada Rabu, 7 Agustus 2024, Wapres mengatakan bahwa pengangguran yang tinggi ini dipengaruhi oleh kondisi ekonomi global yang melambat. “Saya kira masalah banyaknya terjadi pengangguran ini sebenarnya, ini masalah pengaruh dari perlambatan ekonomi global. Jadi hampir semua negara itu mengalami hal yang sama karena memang ada perlambatan, termasuk Indonesia,” ungkap Ma'ruf Amin.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat bahwa Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) pada Februari 2024 mencapai 4,82 persen. Hal ini menunjukkan bahwa anak muda, khususnya Gen Z, menduduki angka pengangguran tertinggi di Indonesia.

Wapres juga menekankan pentingnya tindakan pemerintah untuk meningkatkan lapangan pekerjaan dan memperbaiki keterampilan angkatan kerja sesuai kebutuhan perusahaan. “Pertama, tentu kita memperbanyak investasi supaya bisa menyerap tenaga kerja. Oleh karena itu, investasi dari luar negeri terus kita gencarkan setiap tahun agar ada peningkatan-peningkatan,” tambahnya.

Kebijakan investasi ini diharapkan dapat menciptakan lebih banyak kesempatan kerja bagi anak muda, sehingga mereka dapat berkontribusi secara produktif bagi negara.