Breaking News
KPK Serahkan Aset Rampasan Negara Berupa Tanah kepada Pemerintah Aceh dan Pasuruan     Perkembangan Terbaru Konflik Israel dan Palestina     Mark Ruffalo Menyarankan Cara Presiden Biden Akhiri Kekerasan di Gaza     Kontroversi Pengajaran Sejarah Kolonisasi di Prancis     Anwar El Ghazi Dapat Ganti Rugi dari Mainz Usai Putusan Pengadilan    

Peningkatan Penumpang KRL dan LRT Jabodebek Capai Rekor Baru

PT Kereta Api Indonesia (Persero) mengumumkan bahwa selama periode Januari hingga Juli 2024, jumlah penumpang Kereta Rel Listrik (KRL) mencapai 191.895.323. Ini menunjukkan peningkatan yang signifikan sebesar 15,89 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu, yaitu 165.581.152 penumpang.

Menurut Anne Purba, Vice President Public Relations KAI, “Tingginya volume tersebut juga menunjukkan kereta perkotaan kini semakin menjadi solusi transportasi bagi masyarakat urban di wilayah Jabodebek.” Wilayah Jabodebek merujuk pada area Jabodetabek, yang mencakup Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi, di mana transportasi umum menjadi kebutuhan penting.

Selain KRL, KAI juga mencatat pertumbuhan jumlah penumpang untuk Kereta Api lokal dan LRT (Light Rail Transit) di Jabodebek. Untuk angkutan penumpang Kereta Api lokal, jumlah penumpang yang diangkut dari Januari hingga Juli 2024 mencapai 20.694.169 penumpang, meningkat 9,84 persen dari 18.840.027 penumpang pada periode yang sama tahun 2023.

Sementara itu, LRT Jabodebek yang diluncurkan pada bulan Agustus 2023 hingga Juli 2024 berhasil mengangkut sebanyak 15.275.593 penumpang. Hal ini menunjukkan betapa pentingnya keberadaan transportasi umum dalam mendukung mobilitas masyarakat di daerah perkotaan.

Peningkatan jumlah penumpang ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi lingkungan dan mengurangi kemacetan di jalanan. Dengan lebih banyak orang menggunakan transportasi umum, kita dapat membantu menciptakan kota yang lebih bersih dan lebih efisien.